0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ini Mobil Super Irit Buatan Mahasiswa UI

mobil irit buatan mahasiswa UI (merdeka.com)

Timlo.net – Mahasiswa Universitas Indonesia (UI) mendapat penghargaan dari ajang Shell Eco Marathon (SEM) Asia. Dua mobil ciptaan mereka masuk dalam kategori mobil Urban Concept Gasoline dan kategori mobil Prototype Gasoline.

Mobil dengan mengusung Urban Concept Gasoline juga berhasil memecahkan rekor Asia, dengan pencapaian satu liter bensin untuk 275 km melalui mobil bernama Kalabia Evo 5.

Mobil yang menggunakan material carbon fiber composis dan memiliki berat 75 kg itu, diciptakan oleh tim Sadewa. Tim tersebut terdiri dari tujuh mahasiswa UI yaitu Alfian Ibnu (teknik mesin angkatan 2013); Fatahillah Putra (teknik mesin angkatan 2012); Andre Widianto (teknik mesin angkatan 2013); Reisa Adityo (teknik mesin angkatan 2013); Andro Cohen (teknik mesin angkatan 2014); Jefri Alonso (teknik mesin angkatan 2013) dan Aldino Jazmi (teknik elektro angkatan 2012).

Selain unggul pada kategori Urban Concept, mobil bernama Keris RVII karya tim Nakoela berhasil menjuarai kompetisi mobil hemat pada kategori Prototype Gasoline dengan jarak tempuh 792 km/l.

Keris RVII yang memiliki berat 40 kilogram ini menggunakan material carbon fiber, honeycomb dan alumunium. Dalam mendesain, membangun, memilih komponen dan material mobil, Keris RVII telah melalui perhitungan matang dan disimulasikan melalui software.

Tim Nakoela terdiri atas tujuh mahasiswa UI yaitu Diatri Mika mahasiswa Teknik Metalurgi dan material angkatan 2013; Willy Chandra mahasiswa Teknik Mesin angkatan 2012; Wirangga Pradipta mahasiswa Teknik Mesin angkatan 2013; Dhedhe Rodat mahasiswa Teknik Mesin angkatan 2013; Musthada Murayid mahasiswa teknik Metalurgi dan Material angkatan 2013; Immanuel Santoclin mahasiswa Teknik Mesin angkatan 2014 dan Guardio Orlando mahasiswa Teknik Elektro angkatan 2014.

Kategori urban concept lebih memerhatikan desain kendaraan konvensional roda empat yang hemat bahan bakar, sesuai dengan kebutuhan pengemudi saat ini. Sedangkan Kategori prototype, memperlombakan kendaraan berbentuk futuristik yang bertujuan untuk memaksimalkan efisiensi bahan bakar melalui elemen desain yang inovatif. Keduanya dirancang untuk tujuan yang sama, menempuh jarak terjauh dengan satu liter bahan bakar.

“Kami sangat bangga dapat mengharumkan nama Indonesia pada ajang bergengsi ini dan dapat belajar banyak dari seluruh peserta dari negara lainnya di Asia. Ke depannya, kami bersama UI-SMV akan terus mengembangkan disain mobil menjadi lebih aerodinamis dan irit bahan bakar,” kata Ketua Kontingen Willy Chandra, dalam siaran persnya Selasa (8/3).

Willy menambahkan, keunggulan mobil hemat ada pada nilai aerodinamis yang sangat baik. Sehingga mampu mengurangi energi yang terbuang akibat gesekan-gesekan serta penerapan eco-driving yang tepat.

“Keunggulan mobil hemat kami ada pada nilai aerodinamis yang sangat baik sehingga mampu mengurangi energi yang terbuang akibat gesekan-gesekan serta penerapan eco-driving yang tepat,” tambahnya.

[cob]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge