0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Air Terjun Bertingkat Tiga, Potensi Wisata Baru di Wonogiri

dok.timlonet/tarmuji
Air terjun Jurug Kemukus, Karangtengah, Wonogiri (dok.timlonet/tarmuji)

Wonogiri — Dusun Ngijo, Desa Purwoharjo, Kecamatan Karangtengah, Wonogiri ternyata menyimpan sebuah potensi besar wisata alam. Yaitu air terjun bertingkat tiga. Masyarakat sekitar menamainya dengan air terjun “Jurug Kemukus”. Akan tetapi akses menuju lokasi air terjun ini hanya jalan setapak dan terjal.

“Sangat potensial dikembangkan sebagai obyek wisata. Panorama alam air terjun bertingkat tiga itu sangat elok dan alami. Debit airnya tetap besar meskipun puncak kemarau tiba,” ungkap perangkat Desa Purwoharjo, Wahyu Wijayarto, Senin(7/3).

Menurutnya, air terjun itni belum lama dibuka warga sekitar. Warga berharap akses jalan menuju air terjun diperbaiki sehingga akses menuju lokasi mudah terjangkau. Kendaraan roda empat hanya bisa sampai di Dusun Ngampel. Pengunjung masih harus berjalan kaki sekitar satu setengah kilometer menuju air terjun.

“Kalau pengendara sepeda motor yang lihai bisa menerobos medan pegunungan. Mereka tinggal meneruskan berjalan kaki sekitar satu kilometer,” katanya.

Dikatakan, untuk menuju lokasi, pengunjung harus melewati rintangan, mendaki dan menuruni tebing terjal. Bahkan bagi pengunjung yang belum terbiasa diharuskan memakai tambang, namun bagi pecinta petualangan, jalan menuju air terjun ini sudah memacu adrenalin.

“Kalau dibuat flying fox pasti bagus, tapi membutuhkan biaya banyak,” jelasnya.

Air terjun bertingkat tiga “Jurug Kemukus”, berada di tengah hutan. Terdiri atas tiga tingkat dengan ketinggian total lebih dari 80 meter.

‪Air terjun tingkat paling atas berkisar 30 meter. Air terjun tersebut diapit oleh tebing bebatuan tinggi dan terjal yang bagian bawahnya selalu diselimuti kabut. Di bawahnya ada dua air terjun yang masing-masing sekitar 40 meter. Air terjun ke dua dan ke tiga itu juga diapit oleh tebing sungai.

Camat Karangtengah, Sunarto mengatakan, persoalan infrastruktur jalan dan sarana prasarana menjadi kendala. Padahal, wilayah tersebut sangat potensial, tidak hanya wisata alam, namun bagus juga dikembangkan menjadi agrowisata.

“Buah-buahan dan sayur mayur tumbuh subur di sana,” tambahnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge