0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pengenalan Hukum, Jaksa Masuk Sekolah

dok.timlo.net/tarmuji
Jaksa masuk sekolah (dok.timlo.net/tarmuji)

Wonogiri — Program pengenalan hukum sejak dini merupakan upaya untuk menjaga eksistensi dan peran serta siswa terhadap bangsa dan negara. Hal tersebut dilakukan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Wonogiri dengan program jaksa masuk sekolah. Sekolah pertama yang disasar yakni SMAN 1 Wonogiri.

“Memang sempat membuat para siswa terkejut,karena irupnya dari Kejari Wonogiri.Tapi,upaya mengenal hukum sangat perlu,sehingga dapat menjauhkan diri dari hukuman,seperti semboyan Kejari, “Kenali Hukum Jauhkan Hukuman,”  ungkap Kasie Intel Kejari Wonogiri Ahmad Muchlis mewakili Kajari Wonogiri Tri Ari Mulyono, Senin (7/3).

Menurutnya, masalah korupsi telah menggeroti sendi-sendi kehidupan sehingga menjadi virus dan penyakit ganas. “Maka untuk melawannya, sejak dini aset bangsa ini harus digembleng dengan bersikap dan berperilaku jujur di sekolah dan malu untuk berbuat curang atau tidak jujur,” jelasnya.

Dikatakan, selain korupsi, pemerintah dan masyarakat juga tengah gencar-gencarnya memberantas Narkoba. Karena kejahatan Narkoba dapat mengakibatkan perubahan perilaku seseorang yang menggunakannya, gangguan kesehatan, menurunnya produktivitas belajar bagi pelajar, produktivitas kerja secara drastis, mengakibatkan timbulnya kriminalitas dan tindakan kekerasan lain.

“Hal ini kami juga sampaikan, karena pengguna Narkoba biasanya lebih didominasi oleh para remaja dan pelajar. Kesempatan ini,kami mengingatkan agar para siswa ini tidak terjerumus ataupun tergoda oleh iming-iming, bahkan terlibat sebagai pengedar ataupun pengguna Narkoba,” katanya.

Selain pemberantasan terhadap korupsi dan Narkoba, pihaknya juga memberikan pengarahan tentang  tindakan  yang  tegas  terhadap Kejahatan  Terhadap Anak.

“Kami juga mengingatkan  agar  para siswa-siswi bergaul  secara  wajar   tanpa melampaui  batas sehingga  dapat  terhindar dan tidak terjerumus ke dalam suatu perbuatan yang tidak baik yaitu pergaulan bebas. Pergaulan bebas ini diantaranya adalah, mabuk-mabukan, menggunakan Narkoba, melakukan seks bebas dan pergaulan malam di club-club atau kafe. Dengan adanya contoh kasus-kasus tersebut  kami  sebagai  penegak hukum berharap   dapat mencegah kejahatan sebagai prioritas utama, sebagaimana kita ketahui bahwa mencegah lebih  baik dari mengobati,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge