0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Asal Sesuai HPP, Bulog Mau Beli Gabah Petani

Stok beras di gudang Bulog (dok.timlo.net/nanang rahadian)

Sragen — Perusahaan Umum (Perum) Badan Urusan Logistik (Bulog) telah mendapat instruksi dari pemerintah untuk mengamankan gabah dari petani. Namun dalam membeli gabah petani tetap berpegang pada keriteria dan standar harga yang sudah ditetapkan.

”Benar sudah mendapatkan instruksi tersebut tapi harga dan kualitas tetap seperti yang ditentukan,” kata Kepala Perum Bulog Sub Divisi Regional (Subdivre) III Surakarta, Budhi Ganefiantara, belum lama ini.

Dijelaskan Budhi, pihaknya tetap berpegang pada Instruksi Presiden (Inpres)  Nomor 5 tahun 2015 tentang Harga Pembelian Pemerintah atas Gabah dan Beras. Harga Pembelian Pemerintah (HPP) gabah kering panen dengan kadar air maksimal 25 persen Rp 3.700/kg.

Untuk gabah kering giling dengan kadar air 14 persen Rp 4.650/ kg. Sedangkan beras dengan broken 20 persen yaitu Rp 7.300/kg.

Budhi menyatakan, petani dipersilahkan menjual ke pihak lain jika tidak cocok dengan harga yang ditentukan Bulog. Namun Bulog tetap membuat posko dan dapat bergerak cepat jika ada padi siap panen.

”Kalau ada pihak yang menjual di atas HPP kita tidak bisa mencegahnya,” kata Budhi.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge