0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

SPN Tolak Kebijakan Tapera

Pengunjung saat melihat pameran rumah di Solo Paragon Mall (timlo.net/setyo pujis)

Solo – Serikat Pekerja Nasional (SPN) Solo menolak kebijakan pemerintah soal Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera). Pasalnya kebijakan tersebut dianggap hanya memberatkan beban para buruh.

“Kita secara tegas menolak. Karena besaran iuran tiga persen disesuaikan dengan jumlah UMK,” ujar Ketua SPN Solo, Hudi Wasisto saat dihubungi wartawan kemarin.

Padahal jika hanya didasarkan UMK, menurutnya jumlah yang terkumpul dari iuran tersebut sangat minim atau hanya Rp 500 Ribu pertahun. Padahal jumlah uang muka untuk mendapatkan perumahan mencapai jutaan rupiah.

“Belum lagi dalam kebijakan itu beban angsuran yang ditanggung buruh lebih besar yaitu 2,5 persen dan 0,5 persen perusahaan. Tentu akan sangat memberatkan bagi karyawan kelas bawah,” terangnya.

Dirinya justru menengarai, kebijakan tersebut ada kemauan tersembunyi dari pemerintah untuk mengumpulkan uang dari para buruh. Menurutnya, jika pemerintah berniat membantu bisa memberi subsidi melalui dana pajak yang terkumpul.

“Hasil penerimaan pajak itu kan besar, kenapa tidak disubsidi saja bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Sehingga iuranya bisa menjadi enam persen,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge