0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jokowi Diundang Pakistan Meninjau Palestina

Presiden Joko Widodo (Jokowi) (merdeka.com)

Timlo.net – Pakistan ingin meningkatkan kerjasama dengan Indonesia dalam menanggulangi terorisme dan ekstrimisme.  Hal ini diketahui setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar pertemuan Bilateral dengan Presiden Pakistan Mamnoon Hussain di sela-sela acara Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Luar Biasa Organisasi Kerja Sama Islam (OKI).

“Ya kita ingin, Pakistan juga ingin meningkatkan kerja sama di bidang terrorisme dan ekstrimisme,” ujar Presiden Jokowi, Senin (7/3).

Dia menjelaskan, antara dirinya dengan Presiden Pakistan tidak melewatkan isu utama yang dibahas dalam KTT OKI ini yaitu perdamaian Palestina. Dalam hal ini, keduanya sepakat untuk lantang menyuarakan dan melakukan terobosan nyata untuk mengembalikan hak hidup warga Palestina dari penindasan Israel.

“Kita bersepakat juga mengenai peranan yang lebih besar negara-negara Islam untuk membantu perdamaian di Palestina juga di Timur Tengah,” terangnya.

Selain dua hal di atas, Presiden Jokowi membeberkan adanya kesepakatan peningkatan kerja sama ekonomi antara Indonesia dan Pakistan. Indonesia melihat Pakistan memiliki peluang perdagangan yang besar dengan potensi pasar dan jumlah penduduk Pakistan yang cukup banyak.

“Pakistan adalah sebuah pasar yang besar dengan penduduk dua ratus juta dan perdagangan kita ke Pakistan sudah melampaui USD 2 miliar dan itu kita lihat masih di bawah potensi,” ungkap Presiden Jokowi.

Untuk mempererat kerja sama ini, Presiden mengaku mendapat undangan dari Presiden Mamnoon Hussain agar langsung meninjau negara Palestina.

“Pakistan mengundang saya untuk datang ke sana untuk lebih serius lagi menggarap bidang kerja sama yang lebih detail,” tandasnya.

[rnd]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge