0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tanah Longsor Landa Wonogiri, Akses Jalan Putus

dok.timlo.net/tarmuji
Tanah longsor di Kecamatan Puhpelem (dok.timlo.net/tarmuji)

Wonogiri — Lahan pertanian milik warga Desa Nguneng, Kecamatan Puhpelem, Wonogiri hancur diterjang longsoran material tanah dan batuan, Sabtu (5/3) sore. Tak hanya longsoran material, luapan air sungai pun membuat lahan pertanian warga rusak parah. Di sisi lain, longsoran material juga menimbun dapur rumah warga, bahkan sempat memutus akses jalan antar desa.

“Ada beberapa titik longsoran, jika ditotal ada sekitar 1,25 hektar tanaman padi tertimbun longsoran dan juga disapu luapan air sungai,” ungkap Kepala BPBD Wonogiri Bambang Haryanto, Minggu (6/3).

Menurutnya, selain menerjang lahan pertanian, longsoran material juga menimpa rumah bagian dapur milik Warikem (76), warga Dusun Petungulung RT4/RW2 Desa Nguneng, Kecamatan Puhpelem. Kerugian ditaksir mencapai Rp 5 juta. Kemudian rumah kandang sapi milik Mulyono (50) warga Dusun Pogog, RT2/ RW 8 Desa Tengger, Kecamatan Puhpelem, kerugian ditaksir mencapai Rp 3,5 Juta.

“Peristiwa ini sudah kami laporkan ke pimpinan, dalam hal ini Pak Bupati,” ujarnya.

Tak hanya itu, kata Bambang, jalan antar Desa Nguneng dan Desa Sukorejo, Kecamatan Puhpelem terkena longsoran di tiga titik. Kemudian, jalan antar dusun di Desa Nguneng sebanyak empat titik juga kelongsoran sehingga sempat terputus.

“Sempat mengalami penutupan jalan sekitar empat jam, namun sekarang sudah lancar,” katanya.

Phaknya menerjunkan personel BPBD dibantu relawan bencana dan personil TNI/ Polri bersama warga masyarakat sekitar melakukan penanganan di lokasi sehingga dampak yang ditimbulkan. Sekarang sudah bisa tertangani dan kses jalan sudah bisa dilalui.

“Dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa maupun luka,” imbuhnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge