0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Apeli ABG Larut Malam, Pemuda Ini Digerebek Warga

dok.timlo.net/agung widodo
Lelaki S saat berada di Mapolsek Plupuh, Sragen (dok.timlo.net/agung widodo)

Sragen — Seorang laki-laki berinisial S (39), warga Desa Sambiduwur, Kecamatan Tanon, Sragen digerebek warga lantaran apel ke rumah pacarnya yang masih ABG hingga larut malam. Ironisnya, orang tua si gadis justru membiarkan lelaki tersebut mengapeli anaknya yang masih di bawah umur itu.

“Perbuatan terlapor dan orang tua gadis sama sekali tidak pantas. Ini yang kemudian membuat warga resah dan melakukan penggerebekan,” kata Kasubag Humas Polres Sragen AKP Saptiwi mewakili Kapolres AKBP Ari Wibowo, Minggu (6/3).

Penggerebekan itu berawal saat S bertandang ke rumah SPr (58), warga Desa Cangkol, Kecamatan Plupuh untuk mengapeli anak gadisnya yang masih di bawah umur berinisial NJ (16). Sebelumnya S juga sudah sering datang untuk ngapeli NJ hingga larut malam.

Warga sendiri dari keterangan Kepala Desa Cangkol terpaksa menggerebek mereka lantaran S belum pulang hingga pukul 23.00 WIB. Hal tersebut membuat resah warga hingga nekat mengambil tindakan mendatangi rumah SPr.

Tidak hanya itu, warga juga melapor ke Kades setempat dan Polsek Plupuh. Mereka menilai apa yang dilakukan terlapor S, orang tua gadis SPr dan NJ tersebut kurang bisa diterima warga masyarakat. Bahkan SPr sendiri malah membiarkan adanya tindak asusila S terhadap anaknya.

AKP Saptiwi mengungkapkan, setelah dilakukan pemeriksaan awal oleh anggota Reskrim Polsek Plupuh terhadap terlapor, barulah diketahui, ternyata S dan NJ telah melakukan hubungan badan atau zina sebanyak dua kali.

“Karena NJ masih di bawah umur, maka terlapor dan korban diserahkan kepada Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Sragen untuk dilakukan proses lebih lanjut,” jelasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge