0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

64 Persen Warga Desa Belum Terlayani Perbankan

IMG00422-20160305-0943
Iman Subowo, Vice President Electronic Banking BNI 1946 ()

Karanganyar — Sebagian besar warga Indonesia ternyata belum tersentuh pelayanan perbankan. Mereka pada umumnya berada di pedesaan namun sebenarnya memenuhi syarat untuk berhubungan dengan perbankan.

“Enam puluh empat persen warga Indonesia belum mendapatkan pelayanan perbankan,” kata Iman Subowo, Vice President Electronic Banking BNI 1946, di Karanganyar, Sabtu (5/3).

Pembentukan BUMDes (Badan Usaha Milik Desa) yang digagas pemerintah merupakan upaya yang sangat bagus. Nantinya, lanjut Iman, BUMdes akan diarahkan menjadi agen bank yang melayani kepentingan warga desa dalam berbagai transaksi.

“Kita mendorong masyarakat desa kenal dengan transaksi bank. Mereka tidak perlu ke kota untuk menabung Cukup datang ke BMUDes yang sudah dijadikan agen bank,” katanya.

Dia mengatakan, program BNI itu mendukung langkah yang sudah dilaksanakan OJK (Otoritas Jasa Keuangan) yang meluncurkan program Laku Pandai (Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam rangka Keuangan Inklusif). Tujuan utama adalah mendekatkan layanan perbakan kepada masyarakat di desa.

“Nantinya pengelolaannya akan dipantau oleh cabang bank terdekat. Administrasinya langsung terhubung kepada kantor bank tersebut, dan dengan sendirinya nasabahnya menjadi nasabah bank itu,” kata dia.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge