0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Rektor UNS: Lulusan Sarjana Masih Miliki Banyak Peluang Kerja

dok.timlo.net/tyo eka
Wisuda sarjana UNS (dok.timlo.net/tyo eka)

Solo – Saat ini terjadi ketidakseimbangan antara angkatan kerja dan dunia kerja. Setiap tahun terdapat jutaan sarjana yang menganggur atau menjadi pengangguran tak kentara mengingat pekerjaan mereka tidak sesuai dengan ijasah yang dimiliki.

“Kondisi demikian jangan dijadikan sebagai kendala, melainkan tantangan luar biasa yang mesti dihadapi bersama,” tandas Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Prof Dr. Ravik Karsidi saat Wisuda Periode III Tahun Akademik 2015/2016 UNS, di Auditorium UNS, Kentingan, Jebres, Solo, Sabtu (5/3).

Ravik mengatakan, bagi yang masih akan meneruskan sekolah, dipersilakan mencapai gelar tertinggi dalam bidang akademik yakni doktor, sehingga akan menjadi ilmuwan dan akademisi yang handal. Bagi yang akan menjadi pengusaha, silakan terjun dan berani menjadi wirausaha mandiri yang siap membuka lapangan kerja.

“Bekal kemauan yang keras dilandasi spirit yang tinggi niscaya akan membawa untuk meraih cita-cita yang diimpikan, apapun profesinya,” ujarnya.

Di depan 1.704 wisudawan, Ravik menyatakan, pembangunan SDM sangat ditentukan oleh pendidikan, terutama pendidikan tinggi. Karena kegagalan mengelola hal ini akan membawa bangsa kepada malapetaka bencana kependudukan.

Rektor UNS mengemukakan,Indonesia memiliki potensi besar untuk maju dengan berbagai modalitas seperti kekayaan SDA (sumber daya alam), pengalaman melewati krisis, serta menjadi negara terbesar ketiga dengan tingkat demokrasi yang cukup naik. Namun demikian, dalam komposisi tenaga kerja, jumlah tenaga kerja baik di dalam atau luar negeri masih didominasi oleh lulusan SD sekitar 55 %, dan hanya sekitar 10 % lulusan Perguruan Tinggi,

“Data tersebut menunjukkan bahwa lulusan sarjana saat ini masih memiliki banyak peluang kerja,” ungkapnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge