0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Rudy Sebut Menpora Hanya Ulur Waktu

FX Hadi Rudyatmo (dok.timlo.net/heru murdhani)

Solo – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi memberi sembilan syarat apabila pembekuan PSSI dicabut. Salah satu diantaranya, kehadiran pemerintah sebagai pengawas.

Mantan anggota Komite Normalisasi PSSI, FX Hadi Rudyatmo menyebut syarat yang diajukan Imam Nahrawi adalah akal-akalan, agar pencabutan pembekuan PSSI diulur waktunya. Rudy pun menilai Menpora hanya membuang-buang waktu untuk menyelesaikan permasalahan di tubuh PSSI.

“Sayrat-syarat itu ngawur dan tidak masuk akal. Kalau memang berniat mencabut pembekuan ya langsung saja jangan ada persyaratan yang itu tidak mungkin terjadi dan berhasil,” beber Rudyatmo, Jumat (4/3).

“Seharusnya cabut dulu pembekuan, lalu diaudit apakah ada penyimpangan baik sisi manajemen, administrasi dan organisasi. Jika terbukti langsung saja KLB membentuk kepengurusan baru yang lebih sehat,” imbuh pria yang kini menjabat Walikota Solo ini.

Satu dari sembilan persyaratan dari Menpora untuk PSSI yang dinilai tak masuk akal adalah Timnas bisa juara di Piala AFF tahun depan, SEA Games 2017, hingga lolos Pra Kualifikasi Piala Dunia 2018, serta Asian Games XVIII di tahun yang sama.

Menurutnya, kondisi sepak bola masih karut-marut membuat proses pembinaan terhenti. Apalagi hampir setahun kompetisi mulai Liga Super Indonesia (ISL) hinga Liga Nusantara (Linus) serta Piala Soeratin vakum. Menurutnya, target tersebut bisa tercapai satu-dua tahun setelah kompetisi di semua kasta bergulir.

“Kalau kompetisi dan wadah pembinaan berjalan lagi ya sah-sah saja memasang target dan itu wajib. Nanti setelah PSSI berjalan lagi baru target itu diberikan,” tandas Rudyatmo.

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge