0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Potret Pembuang Sampah di Kali, Linmas Berpakaian Preman

dok.timlo.net/khalik
Aparat bersihkan sampah di sungai (dok.timlo.net/khalik)

Solo –  Setelah melalui sosialisasi, razia terhadap warga yang membuang sampah ke sungai di jembatan-jembatan bakal dilakukan secara tertutup. Warga yang membuang sampah akan dipotret dari jarak jauh.

“Kita razia tertutup dengan kamera. Akan kita lakukan pemotretan. Teman-teman (Linmas) akan berpakaian preman,” kata Kepala Bidang Penegakan Perda Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Solo, Arif Darmawan kepada wartawan, Jumat (4/3).

Menurut Arif, di tahap awal, ada lima jembatan yang bakal diawasi. Yakni Jembatan Mojo, Jurug, Kandang Sapi, Komplang (bukan Sumber, seperti disebut sebelumnya) dan Mojo. Berdasarkan pemantauan selama ini, di jembatan-jembatan tersebut sering ditemui warga membuang sampah sambil berangkat kerja.

Arif menjelaskan, razia kepada warga yang membuang sampah ke sungai sebagai bentuk shock terapi. Pelanggar akan dipidana sesuai yang diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) No 2 Tahun 2010 tentang Pengelolaan Sampah, dengan ancaman hukuman kurungan tiga bulan dan atau denda Rp 50 juta.

“Sebelum dilakukan penindakan dilakukan dulu sosialisasi dengan memajang spanduk di jembatan. Petugas kita akan memajang spanduk agar masyarakat mengetahuinya,” ujar dia.

 

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge