0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Buang Sampah di Sungai bakal Ditangkap dan Didenda Rp 50 Juta

dok.timlo.net
Kepala DKP Solo Hasta Gunawan (dok.timlo.net)

Solo – Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Solo bakal bertindak tegas terhadap warga yang membuang sampah di sungai. Menggandeng Satuan Polisi (Satpol PP), warga yang kedapatan membuang sampah di sungai bakal ditangkap dan didenda hingga Rp 50 juta.

“Kita kerjasama dengan Satpol PP karena mereka (Satpol PP) punya anggota Linmas yang banyak. Linmas akan ditempatkan di jembatan-jembatan sungai-sungai besar,” kata Kepala DKP Solo Hasta Gunawan kepada wartawan, Jumat (4/3).

Warga yang kedapatan membuang sampah ke sungai, lanjut Hasta, bakal ditangkap untuk selanjutnya diadili di Pengadilan Negeri. Sanksi diberikan sesuai yang diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) No 3/2010 tentang Pengelolaan Sampah. Sesuai ketentuan di Perda itu, warga yang membuang sampah di sungai bisa didenda hingga Rp 50 juta.

Diterangkan Hasta, razia terhadap warga yang membuang sampah di sungai mulai efektif diberlakukan pada pertengahan Maret ini. Selama dua pekan ini, DKP bersama Satpol PP terlebih dulu melakukan sosialisasi dengan memasang spanduk di jembatan-jembatan besar.

“Dua pekan ini petugas Linmas akan memajang spanduk di jembatan-jembatan agar dibaca warga. Setelah itu akan ada penindakan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Hasta menjelaskan belum semua jembatan bakal diawasi. Di tahap pertama, hanya jembatan-jembatan besar yang diawasi. Di antaranya Jembatan Jurug, Kandang Sapi, Mojo, Sumber dan Pasar Legi.

Hasta menambahkan, penindakan terhadap warga yang membuat sampah di sungai ini selain untuk memberi pemahaman kepada masyarakat juga untuk memberi efek jera. Pasalnya, selama ini keberadaan sampah di sekitar jembatan cukup menyulitkan.

 

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge