0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pembangunan Jembatan Tirtonadi Terkendala Pembebasan Lahan

Jembatan Tirtonadi, Solo (dok.timlonet/gg)

Solo – Rencana pembangunan jembatan di utara Terminal Tirtonadi dinilai masih menyisakan kendala dalam pembebasan lahan. Tercatat, masih ada empat kepala keluarga (KK) yang menghuni kawasan tersebut.

“Bangunan yang tak memiliki izin telah dilakukan penataan. Nah, ini tinggal menunggu Pemkot untuk menyelesaikan ganti rugi empat KK yang ada di kawasan tersebut,” terang Sekretaris Komisi II DPRD Solo, Supriyanto, Jumat (4/3).

Pembangunan jembatan yang membentang di Kali Anyar ini, kata Supriyanto, telah direncanakan sejak tahun 2014 silam. Fungsinya, untuk mengurangi kepadatan lalu lintas pertemuan arus dari Jalan Popda, Jalan Nayu dan Jalan Piere Tandean dari sebelah utara dan Jalan Jendral A Yani dari sisi selatan.

“Kalau diamati, pertemuan arus ini kan numpuk di sisi utara Jembatan Tirtonadi. Karena, jembatan ini merupakan salah satu akses masuk ke Kota Solo,” jelas Supriyanto.

Berdasarkan pembagian kewajiban, lanjut Supriyanto, pembangunan kawasan Tirtonadi yang meliputi perbaikan drainase serta jembatan menggunakan anggaran pusat. Sedangkan Pemkot  Solo mendapat tugas untuk membebaskan lahan di sekitarnya. Nantinya jembatan Tirtonadi akan dibangun kembar dengan panjang 50 meter dan lebar masing-masing 6 hingga 8 meter.

“Anggaran yang disediakan untuk pembebasan lahan sudah ada, mencapai Rp 1,2 miliar,” terangnya.

Pembangunan jembatan ditargetkan rampung tahun ini. Sedangkan, lokasi jembatan berada di sebelah utara pintu masuk Terminal Tirtonadi. Dari sana, jembatan membentang dan diperuntukkan untuk akses kendaraan  menuju arah Solo bagian utara.

Sementara itu anggota Komisi II DPRD Solo, Quatly A Al Katiri meminta Pemkot untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan yang diberikan oleh pemerintah pusat. Pasalnya secara politis, Solo diuntungkan dengan dikucurkannya dana dari pusat yang cukup besar.

“Yang paling penting tertib perencanaan. Setelah itu tertib eksekusi,” katanya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge