0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Retribusi Rp 7 Ribu Perhari, Pedagang Pasar Kabangan Sambat

timlo.net/achmad khalik
Pasar Kabangan (timlo.net/achmad khalik)

Solo – Sejumlah pedagang Pasar Kabangan mengeluhkan kenaikan tarif retribusi yang mulai diberlakukan sejak akhir tahun lalu. Banyak diantara mereka yang mengaku keberatan untuk membayar retribusi dari tarif sebelumnya.

“Dulu Rp 3.000 perhari, sekarang menjadi Rp 7.000 perhari,” kata salah seorang pedagang Pasar Kabangan, Budianto (38), Kamis (3/3).

Meski begitu, pedagang tidak dapat berbuat banyak karena telah menjadi kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Solo. Namun, secara pribadi banyak diantara pedagang yang merasa terbebani dengan kebijakan tersebut.

“Buka gak buka, harus bayar segitu,” tandas Budianto.

Sementara itu, Ketua Paguyupan Pedagang Pasar Kabangan, Sunarto mengatakan kenaikan retribusi ini disebabkan karena adanya penambahan bangunan di depan kios permanen yang difungsikan untuk menaruh barang dagangan. Pasalnya, jika hanya mengandalkan bangunan kios permanen barang akan menumpuk dan tidak muat untuk ditaruh di sana. Jadi perlu adanya penambahan bangunan beberapa meter. Hanya saja yang menjadi masalah itu jumlah kenaikannya yang dianggap cukup tinggi.

“Memang ada tambahan dan sesuai kesepakatan, makanya itu ditarik retribusi. Tambahannya itu dua meter namun untuk pejalan kaki atau parkir tetap ada,” tuturnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge