0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Menpar Arief Yahya Rebut Man’s Obsession Award 2016

Arief Yahya (merdeka.com)

Timlo.net – Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mendapat gelar Men’s Obsession Award 2016 sebagai Best Individual Achievers dalam kategori Ministers. Penghargaan yang konsisten 12 tahun, sejak 2004-2016, melakukan monitoring terhadap tokoh-tokoh yang tergolong achievers.

Awarding ini dihelat Obsession Media Group (OMG), sebuah media yang fokus mengeksplorasi profile dan reputasi tokoh-tokoh nasional. Media ini selalu menampilkan seorang sosok, yang diperoleh melalui in-depth interview, observasi mendalam, didukung background data yang kuat.

Penetapan pemenang ini juga atas riset yang dilakukan Indonesia Research and Survey (IReS). Tokoh-tokoh itu ditampilkan dalam cover majalah Men’s Obsessions dan Women’s Obsessions, dan dipercaya memiliki superior ability, special effort, great courage.

Tahun 2015 lalu, Menpar Arief Yahya mendapat penghargaan Men’s Obsession kategori menteri, yang memiliki program paling jelas, sasaran paling jelas, dan implementasi paling konsisten dalam 100 Hari Pemerintahan Presiden Joko Widodo. Dari nominator bertiga dengan Menteri KKP Susi Pudjiastuti dan Menhub Ignatius Jonan, Menpar Arief Yahya menjadi pemenangnya.

“Terima kasih atas kepercayaan ini,” kata Arief Yahya, setelah mendadapatkan piala di Bali Room, Kempinski Hotel, Jakarta, 2 Maret 2016.

“Penghargaan ini adalah apresiasi terhadap seluruh tim di Kementerian Pariwisata, yang saat ini sedang menjalani proses transformasi. Dari yang sangat PNS, menjadi para professional. Saya sedang membangun budaya kerja atau corporate culture dengan tagline WIN-Way, Wonderful Indonesia Way! Tiga S, solid, speed, dan smart, di lingkungan Kemenpar. Capaian 2016 ini masih jauh dari yang kami impikan, award ini akan menaikkan convidence level kami. Kawan-kawan jadi lebih pede,” jelas Menpar Arief Yahya.

Tahun ini, 2016, kategorisasi dan awarding-nya agak beda. Yang dinilai 1 tahun kinerja “Kabinet Kerja” Pemerintahan Presiden Jokowi. Karena itu, dalam kategori Best Individual Achievers level menteri ini, ada lima pemenangnya. Yakni Menpar Arief Yahya, Mendikbud Anies Rasyid Baswedan, Mendagri Tjahjo Kumolo, MenPUPR Basoeki Hadimoejono, dan Menteri KKP Susi Pudjiastuti.

“Saya mengucapkan selamat kepada para pemenang yang lain, semoga ini menjadi titik awal implementasi Indonesia Incorporated,” kata Arief.

Dalam awarding 2016 ini, Best Individual Achievers pemenang kategori Regional Leaders, Walikota Tri Rismaharini (Walikota Surabaya), Rita Widyasari (Bupati Kutai Kartanegara), Gubernur Irianto Lambrie (Gubernur Kalimantan Utara).

Kategori State Institution Leaders dimenangkan Muliaman D Hadad Ketua Dewan Komisaris OJK. Kategori CEO’s untuk State Owned Companies pemenangnya juga lima, yakni Maryono (Diråektur Utama PT BTN, Hendrisman Rahim (Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya), M Iqbal Latanro (Direktur Utama PT Taspen), M Choliq (Direktur Utama PT Waskita Karya), Adityawarman (Direktur Utama PT Jasa Marga). Kategori Private Sectors, Tony Wenas (Presiden Direktur PT Riau Andalan Pulp & Paper, dan Glen Glenardi, Presiden Direktur PT Bank Bukopin.Kategori Politicians, dimenanagkan Enggartiasto Lukita (Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPP Partai Nasional Demokrat).

Untuk Best Enterprises Achievers, kategori 12 Years of Achievements, State Owned Companies pemenangnya, PT Bank Rakyat Indonesia, PT Telekomunikasi Indonesia, PT Bank Negara Indonesia. Sedang private sectors adalah PT Bank Central Asia. Penghargaan dengan Kategori Local Giants diterima PT Sri Rejeki Isman (Sritex). Sedang Kategori Rising Stars PT Net Mediatama Indonesia.

Apa saja capaian (achievement) yang berhasil diraih kementerian yang dipimpinnya?

“Ada tiga capaian prestasi sepanjang 2015, bidang pemasaran, bidang pengembangan destinasi, dan deregulasi atau kelembagaan,” aku Arief.

Di sektor pemasaran, pihaknya berhasil menaikkan jumlah wisman hingga 10,3%, menjadi 10,4 juta, dari tahun sebelumnya 9,4 juta. Devisanya, wisman itu adalah USD 11,6 Miliar. Sedangkan Wisatawan Nusantara 255 juta atau 100 persen.Lalu, pengembangan destinasi ada tiga poin yang berhasil diraih.

“Kami mengembangkan Top 10 Destinasi Prioritas. Lalu Pembentukan Badan Otorita Pariwisata dan proses pembentukan KEK Pariwisata baru. Lalu Peningkatan Competitiveness Index dari WEF, dan membangun Indonesia Incorporated,” jelasnya.

Sedangkan dari sisi regulasi dan kelembagaan, lanjut Menpar Arief, ada kebijakan Bebas Visa Kunjungan (BVK), terobosan regulasi perahu pesiar atau yacht dengan pencabutan CAIT, dan terobosan regulasi kapal pesiar atau cruise terkait dengan asas Cabotage.

“Jadi baik dari sisi pemasaran, pengembangan destinasi, dan deregulasi, semua tercapai setahun ini,” katanya.

“Inilah yang sedang dan telah kami lakukan untuk membangun Kemenpar, dengan spirit baru WIN-Way. Wonderful Indonesia Way, speed, smart, dan solid,” ucap Arief.(*)

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge