0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pemerintah Targetkan Harga Gabah Rp 3.700/Kg

dok.timlo.net/agung widodo
Menteri Pertanian Amran Sulaiman ketika mengunjungi petani di Desa Bedoro, Kecamatan Sambungmacan (dok.timlo.net/agung widodo)

Sragen – Pemerintah menargatkan harga gabah dalam musim panen kali ini sebesar Rp 3.700 perkilogram. Sementara hasil panen dari para petani bervariasi dan bahkan merosot dibanding musim panen sebelumnya. Hal ini lantaran tanaman padi banyak yang ambruk karena curah hujan yang tinggi.

”Sawah satu petak yang biasanya laku Rp 12 juta, sekarang hanya menghasilkan Rp 8 juta,” kata Sugeng Riyanto (46), seorang petani di Kelurahan Ngorog, Kecamatan Sragen, Rabu (2/3).

Dia menuturkan, akibatnya harga gabah yang dihasilkan juga ikut anjlok. Petani mengalami kerugian, antara biaya produksi dengan hasil panen sama sekali tidak sebanding.

Sementara Menteri Pertanian Amran Sulaiman dalam kunjungannya ke Sragen mengakui, harga gabah di petani terus anjlok. Harga kabah di kalangan petani ada yang turun hingga Rp 3.000 perkilogram. Sedangkan pemerintah sendiri memberikan standar, harga gabah idealnya berada di kisaran Rp 3.700 perkilogram.

“Harga gabah petani rata-rata Rp 3.000 namun standar pemerintah yakni Rp 3.700. Jika naik sampai Rp 4.000 mereka sudah sangat senang,” kata Amran.

Untuk itu pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Menteri Perdagangan dan dan Menteri BUMN untuk membantu meningkatkan harga gabah dari petani. Dia juga mempunyai wacana untuk membangun pasar baru yang menguntungkan semua pihak.

”Kalau dari petani harganya Rp Rp 3.700 nanti setelah sampai pasar, diiharapkan harga beras Rp 7.500,” jelas Menteri Amran.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge