0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Surat Kabar Vatikan Puji Film “Spotlight” Wakili Suara Korban

Dok: Timlo.net/ NYTimes.com
Salah satu adegan film "Spotlight". (Dok: Timlo.net/ NYTimes.com)

Timlo.net—Surat kabar Vatikan baru-baru ini memuji film pemenang Oscar “Spotlight” berkata jika film yang disutradarai oleh Tom McCarthy itu menjadi suara yang mewakili para korban pelecehan seksual yang diduga dilakukan oleh Gereja Katolik.

Surat kabar L’Osservatore Romano yang terbit di Kota Vatikan menulis dua artikel khusus tentang “Academy Awards”, dan film “Spotlight” dan juga mengutip pidato kemenangan produser film, Michael Sugar. Salah satu kolumnis utama koran itu, Lucetta Scaraffia, memuji film drama kriminal biografis itu dalam artikel berjudul “Kepercayaan terhadap institusi.”

“Hal ini berarti masih ada kepercayaan terhadap institusi itu, ada kepercayaan terhadap seorang paus yang terus melakukan pembersihan yang dimulai oleh pendahulunya sebagai kardinal. Dan masih ada kepercayaan yang membela para korban dan perlindungan terhadap orang-orang tidak bersalah,” tambahnya.

Lucetta beranggapan jika film itu tidak anti Katolik, karena film itu mampu menjadi suara bagi orang-orang Katolik yang terkejut dan terluka saat menemukan adanya kenyataan yang mengejutkan itu.

Vatican Radio, memberikan film itu ulasan positif saat tayang di the Venice Film Festival. Dalam sebuah wawancara Rev. Tim Kesicki, presiden the Jesuit Conference di Amerika Serikat (AS) berkata mereka tergerak oleh keberanian para korban yang berani maju dan mengungkapkan kebenaran. Mereka juga mengaku sedih melihat ukuran dan cakupan dari penderitaan skandal ini. “Spotlight” menerima enam nominasi Oscar dan memenangkan dua nominasi untuk Best Picture dan Best Original Screenplay.

Film “Spotlight” berkisah tentang tim investigasi koran The Boston Globe. Tim ini menyelidiki sebuah tuduhan pelecekan seksual di Gereja Katolik. Dalam penyelidikan yang berlangsung selama setahun itu, terungkap jika kasus itu berusaha ditutup-tutupi selama bertahun-tahun oleh berbagai pihak mulai dari organisasi agama, media, polisi dan sistem hukum Pemerintah Boston, Amerika Serikat (AS) di tingkat tertinggi.

Sumber: Times of India.

Editor : Ranu Ario

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge