0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ratusan Prajurit Infantri Ikuti Pendidikan di Dodiklatpur Klaten

Pendidikan Bintara TNI AD di Lapangan Dodiklatpur Rindam IV Diponegoro di Desa Glodogan, Kecamatan Klaten Selatan (dok.timlo.net/aditya wijaya)

Klaten — Komandan Rindam IV/ Diponegoro Letkol Inf Suhartono membuka pendidikan pembentukan Bintara TNI Angkatan Darat (AD) Tahap II Kecabangan Infanteri Tahun Anggaran 2016, Rabu (2/3). Upacara pembukaan di Lapangan Dodiklatpur Rindam IV Diponegoro di Desa Glodogan, Kecamatan Klaten Selatan, itu diikuti ratusan prajurit TNI AD.

“Pendidikan ini diikuti  213 peserta yang sebelumnya sudah mengikuti pendidikan Bintara Tahap I selama sebulan di Secaba. Pendidikan diperlukan agar para Bintara bisa naik golongan,” kata Pjs Komandan Dodiklatpur (Dandodiklatpur) Rindam IV/ Diponegoro, Letkol Inf Suhartono, Kamis (3/3).

Dijelaskan, pendidikan berlangsung selama dua bulan bermaterikan pendidikan militer umum, bagaimana memberikan instruksi, cara memimpin kesatuan, taktik navigasi darat, taktik tempur, operasi melawan insurgensi, latihan menembak dan berbagai materi penunjang lainnya.

”Di tahap akhir pendidikan akan dilakukan latihan berganda, yakni prajurit diminta untuk mengaplikasikan semua materi yang telah didapatkan selama pendidikan, seolah dia sudah terjun ke lapangan yang sesungguhnya,” jelas Letkol Inf Suhartono

Sementara itu, Komandan Rindam Diponegoro Kol Inf Susilo mengatakan, tujuan pendidikan untuk membentuk prajurit yang mempunyai semangat tinggi dan tidak mudah menyerah agar bisa menjadi andalan di kesatuan masing-masing. Setiap prajurit harus siap menghadapi perkembangan jaman dan mau berlajar terus menerus. Selain itu, juga harus jujur, serta bisa menjaga sikap dan perilaku.

“Pendidikan Bintara TNI AD Tahap II tahun 2016 ini akan fokus pada materi keinfanterian untuk membentuk Bintara infanteri yang mempunyai kualitas SDM tingkat V sesuai yang diharapkan. Mereka jago tembak, jago beladiri, bisa berperan dalam bela negara dan punya fisik yang prima,” katanya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge