0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Sidang Bonek, 30 Terdakwa Terancam 12 Tahun Penjara

timlo.net/agung widodo
(timlo.net/agung widodo)

Sragen – Sebanyak 30 terdakwa suporter Surabaya United atau bonek (bondo nekat) mengikuti sidag perdana di Pengadilan Negeri (PN) Sragen, Rabu (2/3). Sidang yang dibagi dalam dua majelis hakim ini mendapat pengaman cukup ketat dari personel Polres Sragen.

”Jadi ruang sidang dibagi dua. Satunya ada 16 terdakwa dan satunya lagi ada 14 terdakwa dari suporter bonek. Pembagian ini berdasarkan lokasi kejadian,” kata Humas PN Sragen, Agung Nugraha.

Majelis hakim pertama diketuai oleh Agung Nugraha, dengan anggota Agus Ardianto dan Wahyu Bintoro, menyidangkan kasus yang terjadi di bengkel Nglorog, Kecamatan Sragen. Di lokasi tersebut terdapat 16 terdakwa, yang diduga melakukan perusakan dan penganiayaan sehingga menyebabkan satu jiwa melayang.

Sedangkan majelis hakim kedua, yang diketuai Dwi Hatmodjo dengan anggota Ari Karlina dan Ivan Budi Hartanto, menyidangkan perusakan dan penganiayaan yang terjadi di SPBU Jatisumo, Kecamatan Sambungmacan. Di lokasi tersebut juga menewaskan satu orang. Ke-30 terdakwa tersebut didampingi tim kuasa hukum darri Lembaga Penyuluhan dan Pembelaan Hukum Pemuda Pancasila (LPPHPP) Jawa Tengah yang dipimpin Khairul Anwar.

Dalam sidang pertama ini, agendanya adalah pembacaan surat dakwaan dari tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Sragen. Intinya para terdakwa dinyatakan bersalah lantaran telah melakukan perusakan dan penganiayaan sehingga menyebabkan dua orang tewas, dalam peristiwa yang terjadi tanggal 19 Desember 2015 lalu.

“Para terdakwa terancam mendapat hukuman maksimal penjara 12 tahun. Seperti yang diatur dalam Pasal 170 ayat 1 dan ayat 2 KUHP dan 351 KUHP jo pasal 55 KUHP,” kata Kasi Pidana Umum (Pidum) Kejari Sragen, Hanung Widyatmaka.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge