0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kasultanan Kasepuhan Cirebon Gelar Festival Budaya

Timlo.net – Keraton Kasepuhan Cirebon bakal menggelar Seni Pasanggrahan Sunyaragi. Even budaya ini digelar mulai 12 Maret hingga 5 November 2016.

Festival ini akan memadukan budaya yang dikemas dalam sebuah festival seni. Ada Topeng Panji, Topeng Samba, Tari Tangan Seribu, Topeng Rumyang, Topeng Tumenggung, Topeng Jinggananom dan Topeng Klana yang siap menyapa. Belum lagi genjring rudat sidapurna, tari adipatikana, Gandamana dan Tari Tayub.

“Seni budaya Cirebon merupakan potensi luar biasa termasuk Sunyaragi. Insya Allah, mampu menggaet wisatawan mancanegara,” papar Sekretaris Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Ukus Kuswara, seperti rilis yang diterima Timlo.net, Rabu (2/3).

Sultan Sepuh XIV Kasultanan Kasepuhan Cirebon, PRA Arief Natadiningrat optimis Pasanggrahan Sunyaragi 2016 bisa mendongkrak angka kunjungan wisatawan ke Cirebon.

“Gua Sunyaragi sebagai situs sejarah bisa dimanfaatkan untuk mengangkat kebudayaan dan pariwisata Cirebon,” kata Sultan.

Dengan agenda ini, Sultan optimistis bisa menjaring 2 juta wisatawan di 2016. Targetnya naik dua kali lipat dari capaian 2015 yang menembus 1 juta kunjungan wisatawan.

Bila dilihat dari segi transportasi dan akomodasi, Cirebon pantas pede. Menurutnya, infrastruktur sekarang sudah sangat memadai.

Dari sisi transportasi, jalur daratnya sudah bisa dilalui tol Cipali. Belum lagi akses rel kereta doble track Jakarta-Cirebon, Yogyakarta-CirebonĀ  dan Semarang-Cirebon. Setidaknya ada 200 perjalanan kereta api yang melintasi kota Cirebon.

Kemudahan akses tadi juga diimbangi dengan kesiapan akomodasi. Hingga akhir 2015, pertumbuhan hotel di Cirebon meningkat sangat tajam. Dalam kurun dua tahun, hampir 200 hotel berdiri di wilayah Cirebon.

“Jadi target 2 juta kunjungan wisatawan saya kira sangat realistis. Kami ingin pariwisata Cirebon bisa mengejar Bali,” ungkap Sultan.

Sementara, Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya menjelaskan, gelar budaya yang digagas itu akan menjadi atraksi yang ditunggu-tunggu wisatawan.

“Mudah-mudahan ini menginspirasi pusat-pusat kebudayaan yang lain,” kata Arief Yahya.

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge