0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Peminat Rusunawa di Solo Meningkat, 500 KK Masuk Daftar Tunggu

dok.timlo.net/red
Rusunawa Kerkov, Solo (dok.timlo.net/red)

Solo – Peminat rumah susun sewa sederhana (Rusunawa) di Solo terus meningkat. Hingga saat ini, sudah ada 500 lebih warga Solo yang masuk dalam daftar tunggu calon penghuni Rusunawa.

“Peminatnya cukup tinggi. Sudah sekitar 500-an warga. Tetapi belum bisa kita tampung karena keterbatasan jumlah satuan unit kamar yang kita bangun setiap tahunnya,” kata Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Rumah Sewa Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Solo,Toto Jayanto kepada wartawan, Rabu (2/3).

Menurut Toto, animo masyarakat berpenghasilan rendah yang hendak menempati Rusunawa tidak sebanding dengan penambahan Rusunawa. Pasalnya, setiap tahun, Pemerintah Kota (Pemkot) rata-rata hanya mampu membangun satu Rusunawa yang terdiri 98 unit kamar. Pembangunan Rusunawa selama ini juga hanya mengandalkan anggaran dari Pemerintah Pusat.

Selain keterbatasan jumlah unit kamar yang dibangun, pembangunan Rusunawa juga terkendala ketersediaan lahan. Mengingat jumlah lahan yang dimiliki Pemkot semakin terbatas.

“Peminatnya memang tinggi. Tetapi karena lahannya terbatas ya akhirnya kebutuhan tidak tercukupi,” ujar dia.

Toto melanjutkan, pihaknya tengah mempertimbangkan beberapa lahan Pemkot sebagai lokasi pembangunan Rusunawa di antaranya di kawasan Pundung Gede, Kadipiro dan kawasan bekas terminal Angkot Mojosongo.

“Kalau lahannya siap, kami siap mengajukan penambahan pembangunan Rusunawa. Selama program dari pusat masih ada,” ungkap dia.

 

 

 

 

 

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge