0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Gara-Gara Jalan, Banyak Kades di Wonogiri Iri

dok.timlo.net/tarmuji
Kondisi jalan kabupaten di Wonogiri rusak parah (dok.timlo.net/tarmuji)

Wonogiri — Usulan desa-desa di Wonogiri yang meminta agar jalan desa dijadikan jalan kabupaten dinilai akan menimbulkan polemik. Salah satunya adalah munculnya kecemburuan sosial dari desa lain.

“Banyak kepala desa (Kades) yang “ngiri” dan menuntut agar jalan desa dijadikan jalan kabupaten. Ini sama saja membebani keuangan daerah,” ungkap Kepala DPU Wonogiri, Sri Kuncoro, Rabu(2/3).

Menurutnya, dengan dijadikan jalan kabupaten, biaya perawatan maupun peningkatan menjadi tanggung jawab Pemkab Wonogiri dalam hal ini DPU. Para Kades berdalih, karena desa tidak punya anggaran yang cukup baik untuk perawatan maupun peningkatan.

“Padahal beban kami sendiri untuk memelihara jalan kabupaten saat ini sudah sangat berat,” jelasnya.

Dikatakan, ruas jalan kabupaten di daerah Wonogiri total ada sepanjang 1.100 kilometer. Sedangkan,40 persen dari angka tersebut  atau 440 kilometer jalan kabupaten,belakangan ini dalam kondisi rusak atau butuh perbaikan secara bertahap. Di sisi lain, kondisi jalan desa yang diusulkan beberapa Kades di Wonogiri agar dijadikan  jalan kabupaten umumnya juga sudah rusak.

“Saya khawatir dana anggaran desa (DAD) sebesar Rp 1 miliar yang akan dicairkan pemerintah, desa nanti akan sulit menyerap anggaran tersebut, jika jalan desa dijadikan jalan kabupaten, terus dana miliaran itu nanti akan digunakan untuk apa?” terangnya.

Ditambahkan, untuk mengubah status dari jalan desa menjadi jalan kabupaten prosesnya cukup rumit dan sulit, tidak semudah bayangan para perangkat desa. “Tidak gampang, kita harus melakukan berbagai kajian atau survei dan memakan waktu yang cukup lama, itu secara proseduralnya,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge