0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

SLTA Diambil Alih Provinsi, Nasib GTT/PTT Tak Jelas

dok.timlo.net/tarmuji
Kepala Dinas Pendidikan Wonogiri Siswanto (dok.timlo.net/tarmuji)

Wonogiri — Rencana peralihan pengelolaan wewenang pendidikan SLTA (SMA dan SMK), dari kabupaten/kota ke provinsi, ternyata membuat sejumlah masalah baru. Di antaranya yakni nasib ribuan GTT (guru tidak tetap) dan PTT (pegawai tidak tetap) yang belum jelas. Pasalnya status GTT tidak terkaver Pemprov, sehingga Pemprov hanya mengakomodir guru PNS saja.

“Kita berharap semua diakomodir provinsi, jangan sampai menyisakan limbah yang nantinya akan menimbulkan masalah bagi Pemkab,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Wonogiri, Siswanto, Rabu(2/3).

Menurutnya, dalam pembahasan draf belum lama ini di Solo, status guru GTT dan PTT masih samar. Namun demikian pemerintah kabupaten/kota tetap akan berusaha memperjuangkan nasib mereka. Seperti di Wonogiri saat ini, dari 29 SMA dan 35 SMK ada sekitar 1000-an GTT dan PTT.

“BKD provinsi dan BKD Wonogiri itu tidak mengurusi mereka, jadi yang diurusi hanya PNS. Nah ini kan jadi masalah, padahal mereka itu kebanyakan menggantikan posisi guru-guru PNS yang pensiun,” jelasnya.

Siswanto berharap, persoalan tersebut menjadi pertimbangan pemerintah propinsi. Baik personal, sarana dan prasarana (P3D) dapat dibiaya langsung dari pemerintah provinsi.

“Yang jelas,soal itu masih jadi pembahasan,” katanya.

Ditambahkan, peralihan wewenang SLTA dijadwalkan masuk dalam anggaran 2017, sedang penyerahan dokumen kewenangan akan dilakukan pada Oktober 2016.

“Semua data sudah lengkap, berikut telah diverifikasi. Kita harapkan tidak ada kendala, dan mudah-mudahan semua dapat diakomodir provinsi,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge