0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ganjar : Saya Sudah Jadi Gubernur, Masak Mau Jadi Gubernur Lagi

foto: Putra
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (foto: Putra)

Solo — Kepastian Ganjar Pranowo apakah maju ke pertarungan Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta akhirnya terjawab. Sesuai dengan janji usai bertemu Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, Ganjar memberikan jawaban pada Selasa (1/3).

Usai upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-97 Pemadam Kebakaran (Damkar) di Lapangan Pancasila, Kawasan Simpang Lima Kota Semarang, Jawa Tengah sambil berkelakar menjawab Ganjar menyatakan sore ini dirinya akan ke Jakarta.

“Selasa saya mau menjawab. Jawaban saya Selasa ini saya upacara Damkar. Nanti sore saya ke Jakarta,” terang Ganjar Pranowo saat ditagih janjinya oleh awak media tentang kepastian dan jawaban apakah dirinya akan ikut pertarungan Pilgub DKI Jakarta 2017 mendatang atau tidak.

Ganjar pun semakin mempertegas jawabannya. “Lha wong saya sudah jadi gubernur masak mau jadi gubernur lagi!” tegas Ganjar yang kemudian langsung masuk ke mobil dinasnya di Kawasan Simpang Lima Kota Semarang, Jawa Tengah.

Sementara itu, mantan Sekjen PDIP Tjahjo Kumolo yang diminta komentar wartawan tentang apakah dirinya mendukung jika Ganjar Pranowo maju Pilgub DKI Jakarta 2017 menyatakan bahwa lebih baik menanyakan sendiri ke yang bersangkutan.

“Ya tanya Pak Ganjar sendiri. Saya kan melekat (sebagai Mendagri), (nggak mau) ngomong-ngomong pribadi. Pokoknya yang terbaik silakan untuk berkarier di DKI,” ungkap Tjahjo.

Selain itu, Tjahjo menjelaskan sah-sah saja jika seorang gubernur/bupati atau wali kota di satu wilayah kemudian mencalonkan diri di wilayah lain.

“Saya kira tidak ada masalah. Saya kira enggak ada masalah kalau memang yang bersangkutan elektabilitasnya memang cukup tinggi dan dibutuhkan. Ini kan pejabat daerah saja jika dibutuhkan bisa pindah kok,” jelas Tjahjo.

Tjahjo mencontohkan sosok Presiden Joko Widodo ( Jokowi) yang awalnya sebagai Wali Kota Solo, kemudian mencalonkan diri sebagai Gubernur DKI lalu menjadi Presiden. “Misal, Pak Jokowi saja lah, dulu orang tidak mengira kan? Masak sih seorang Wali Kota Solo bisa maju ke DKI jadi Gubernur. Bisa kok akhirnya,” terangnya.

Tjahjo membeberkan Kemendagri membuka lebar kepada Bupati/Walikota untuk berprestasi membangun negeri ini melalui menjadi seorang pemimpin. “Dengan pilkada serentak ini khan kita ingin menarik, menarik kran apakah itu bupati/walikota ke propinsi. Yang di propinsi ya siap. Ada Pak Ganjar, ada Bu Risma, ada Bandung, ada Bupati yang berprestasi kan banyak,” tuturnya.

Tjahjo ingin dari 543 kepala daerah melakukan inovasi dan prestasi di segala bidang dengan jenjang yang jelas.

“Kita ingin semua yang 543 kepala daerah itu mbok punya inovasi-inovasi dan prestasi di segala bidang ada jenjang. Jangan hanya pokoknya saya jadi wali kota tok, jangan,” tuturnya.

[eko]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge