0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Operasi Simpatik Candi 2016, Polisi Targetkan Kecelakaan Nol

timlo.net/nanang rahadian
Kapolres Karanganyar. AKBP Mahedi Surindra mengecek kesiapan personel (timlo.net/nanang rahadian)

Karanganyar –Angka kecelakaan nol menjadi salah satu target yang harus dicapai dalam Operasi Simpatik Candi 2016 yang akan digelar selama 21 hari mendatang. Selain itu operasi yang dimulai tanggal 1-21 Maret tetap mengedepankan tindakan preemtif dan preventif.

“Angka kecelakaan tinggi karena kesadaran masyarakat dalam berkendara masih kurang,” kata Kapolres Karanganyar AKBP Mahedi Surindra, Selasa (1/3).

Operasi kali ini, lanjut Kapolres, lebih mengedepankan himbauan kepada para pengguna jalan. Pihaknya akan melakukan upaya persuasif dan memberikan informasi cara berkendara yang aman. Diantaranya tata cara berhenti di lampu merah, cara memakai helm, membawa barang, serta tata cara berkendara dengan roda empat.

“Upaya persuasif dulu dengan imbauan dan peringatan,” tegasnya.

Selain itu, Polres Karanganyar juga akan menempatkan personelnya di daerah rawan kecelakaan. Ruas Jalan Solo-Sragen dari Palur Jaten sampai Grompol, Kebakkramat dan Jalan Solo-Tawangmangu dari Palur hingga Tawangmangu menjadi fokus perhatian Polres Karanganyar.

“Kedua ruas jalan tersebut memang paling banyak terjadi kecelakaan,” kata Kapolres.

Sementara itu, Kasatlantas AKP Suryo Wibowo mengatakan kepadatan arus lalu lintas meningkat di jam-jam tertentu, seperti jam kantor dan jam pulang sekolah. Kasus kecelakan paling sering terjadi saat jam-jam sibuk tersebut.

”Upaya pencegahan melalui cara patroli, lalu memberikan imbauan ke masyarakat berupa pamflet dan baliho di sepanjang jalur rawan tersebut. Selain itu memasang neon boks berisi data kecelakaan selama satu tahun, salah satunya yang sudah terpasang di Simpang Empat Papahan, Karanganyar,” terangnya.

Dalam waktu dekat, pihaknya juga berencana mendatangi sejumlah sekolah untuk memberikan sosialisasi kepada pelajar. Jika selama ini sosialisasi hanya dilakukan satu arah, dalam kesempatan itu akan diadakan diskusi siswa.

”Siswa diajak mendiskusikan tata cara berlalu lintas yang benar sehingga diharapkan dapat mencegah terjadinya kecelakaan,” tandas Suryo.

Editor : Ari Kristyono

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge