0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ternyata, Ketepatan Jam Ini Tak Kalah dengan Teknologi Digital

timlo.net/achmad khalik
Ketua umum asosiasi Maestro Astronomi dan Ilmu Falak Indonesia Merdeka (Astrofisika), A R Sugeng Riyadi membuat garis lurus untuk mengetahui posisi matahari berada tepat diatas Indonesia (timlo.net/achmad khalik)

Solo – Teknologi masa lalu ternyata tak kalah dengan teknologi digital saat ini. Meski bentuknya sederhana, namun ketepatan dalam penunjukan waktu sangat pantas diperhitungkan. Hal ini terbukti dengan berdirinya jam matahari di Kawasan Masjid Tegalsari, Laweyan.

“Ini adalah jam matahari dengan fungsi utama menentukan waktu shalat,” ujar Ketua Umum Asosiasi Maestro Astronomi dan Ilmu Falak Indonesia Merdeka (Astrofisika), AR Sugeng Riyadi, Selasa (1/3).

Menjelang fenomena Gerhana Matahari Total (GMT) pada 9 Maret mendatang, kata Sugeng, akan didahului dengan posisi matahari yang tepat di atas Indonesia. Salah satu lokasi yang dapat melihat posisi posisi tersebut adalah jam matahari di Masjid Tegalsari. Jam matahari yang terletak di sisi selatan masjid utama ini, terdapat satu lubang berdiameter tiga centimeter di bagian atap. Jika ditarik garis vertikal maka akan ditemukan goresan menyilang pada lantai masjid.

Saat terjadi GMT sorot cahaya yang muncul dari lubang di bagian atap akan berada tepat di garis persilangan. Posisi matahari saat ini, lanjut Sugeng, berada pada -7,40 derajat sehingga telah bergeser ke sisi utara belahan bumi.

Usai melakukan pengetesan terhadap jam matahari di Masjid Tegalsari ini, Pengasuh Club Atronomi Santri Assalam (CASA) Pondok Assalam itu selanjutnya membandingkan dengan perangkat lunak untuk melihat posisi matahari. Hasilnya, jam matahari di masjid yang dibangun tahun 1928 tersebut sama persis dengan apa yang muncul di aplikasi yang dia miliki.

“Kalau menggunakan perangkat lunak astronomi, bisa saja meleset. Tapi, kalau menggunakan jam matahari yang dibuat di Masjid Tegalsari ini dapat dipastikan tidak akan meleset,” ujarnya.

Hingga saat ini, jam matahari di Masjid Tegalsari hingga kini masih digunakan sebagai patokan penanda waktu shalat. Sebagai informasi saat ini kita dapat menemukan jam matahari di sejumlah masjid di Solo antara lain Masjid Al Muayyad dan Masjid Agung Surakarta. Jam matahari di beberapa masjid tersebut sebagai bukti karya pengetahuan dari intelektual Islam di bidang astronomi.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge