0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jalan Pandanaran Jadi Area Parkir, Arus Semrawut

timlo.net/nanin
Jalan protokol atau Jalan Pandanaran berubah menjadi lokasi parkir, akibatkan kesemrawutan arus lalu lintas (timlo.net/nanin)

Boyolali — Jalan Nasional atau Jalan Pandanaran, Boyolali, saat ini berubah menjadi area parkir. Kondisi ini mengakibatkan arus lalin semrawut. Padahal jalur tersebut merupakan kawasan tertib lalu lintas (KTL).

“Mulai dari kawasan Banaran hingga Sunggingan,parkirnya di bahu jalan Pandanaran,akibatnya jalan menjadi sempit, memicu kemacetan,” kata Kepala Dishubkominfo Boyolali, Bonny Facio Bandung, Selasa (1/3).

Di lokasi tersebut, banyak sekali warung makan, namun tidak tersedia lokasi parkir. Akibatnya, pengunjung warung makan sering parkir di bahu jalan, baik disisi kanan maupun kiri jalan. Kemacetan arus lalu lintas terjadi saat siang hari, atau menjelang jam makan siang.

“Ya gimana lagi, warung soto sudah ada sebelum jalan Pandanaran dijadikan Kawasan Tertib Lalu Lintas,” tambahnya.

Selain banyak warung makan, di sepanjang jalan Pandanaran banyak pusat oleh-oleh. Minimnya lahan parkir yang dimiliki para pengusaha kuliner menyebabkan pengunjung memilih parkir di pinggir jalan. Saat ini pihaknya sedang menggagas untuk membangun taman parkir di sekitar Sunggingan. Dengan harapan, bisa mengurangi kesemrawutan arus di jalan tersebut.

“Tapi ini masih wacana,” ujarnya.

Pihaknya hanya melakukan penertiban namun tidak bisa melarang pengguna jalan parkir di kiri kanan jalan. Pasalnya, belum ada peraturan yang melarang. Nantinya peraturan yang ada akan mengatur parkir di jalur tersebut, seperti misalnya diijinkan pakir namun hanya di satu lajur.

“Potensi pendapatan parkir di tepi jalan Pandanaran cukup besar, mencapai Rp 260 juta pertahun,” tambahnya.

Disisi lain, Kasat Lantas Polres Boyolali, AKP Yuna Ahadiyah, kawasan tertib lalu lintas menjadi salah satu sasaran Operasi Simpatik Candi 2016, selain penggunaan helm dan sabuk pengaman. Diakui, di lokasi tersebut, tidak ada kantung parkir sehingga memicu pengguna jalan untuk pakir sembarangan. Dampaknya, jalan menjadi macet. Pihaknya berharap ada rambu larangan parkir di jalur tersebut.

“Kalau ada tanda larangan parkir, ya jangan nekat parkir,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge