0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Keluarga Diijinkan Jemput Eks Anggota Gafatar

Asrama Haji Donohudan, Ngemplak, Boyolali (doktimlo.net/nanin)

Boyolali — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akhirnya memberikan kelonggaran bagi keluarga eks Gafatar untuk melakukan penjemputan di Asrama Haji Donohudan. Menyusul Pemerintah daerah setempat tidak kunjung melakukan penjemputan.

“Keluarga boleh menjemput mereka, asalkan mendapat rekomendasi dari pemerintah daerah,” kata Kepala Sub Bidang Pemilu, Pendidikan, dan Budaya Politik Kesbangpolinmas Provinsi Jateng, Haerudin, Selasa (01/3).

Selain itu, pemerintah daerah asal Gafatar harus melakukan koordinasi dengan Pemprov Jateng. Kelonggaran yang diberikan Pemprof Jateng tersebut, bertujuan agar warga eks Gafatar di penampungan Asrama Haji Donohudan tidak berlarut-larut. Hingga saat ini, masih ada 360-an eks Gafatar yang ditampung di Asrama Haji dekat Bandara Adi Soemarmo, perbatasan Boyolali dan Solo. Dari jumlah tersebut, 302 orang dari Provinsi Sumatera Utara, 20-an orang dari sejumlah kabupaten di Jateng, 15 dari DKI. Sisanya dari Sulsel, Banten, dan Aceh.

“Mereka sudah lima minggu berada di penampungan,masih belum ada kejelasan kapan akan dijemput,” lanjutnya.

Sementara bagi eks anggota Gafatar yang sudah tidak memiliki tempat tinggal dan keluarga di daerah asal, diperbolehkan ikut pulang ke kampung eks Gafatar lainnya. Selama, diterima oleh pemerintah daerah dan masyarakat setempat. Namun bila pemerintah daerah tujuan menolak, maka akan ditampung kembali di penampungan.

“Kita akan telusuri anggota keluarga mereka di daerah lain,” pungkasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge