0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Sidang Bonek, Polisi Antisipasi Pengerahan Massa

dok.timlo.net/agung widodo
Para tersangka Bonek saat diserahkan ke Kejari Sragen, Jumat (12/2) (dok.timlo.net/agung widodo)

Sragen – Polres Sragen bakal menyiagakan sejumlah pasukan yang khusus ditugaskan untuk mengamankan jalannya sidang kasus penganiayaan dan pengrusakan oleh suporter Bonek. Sistem pengamanan bakal dibagi menjadi beberapa lapis, baik di luar atau di dalam Pengadilan Negeri (PN) Sragen.

“Nanti ada beberapa lapis, ada geledah Sajam (senjata tajam), geledah barang terlarang termasuk batu dan lainnya. Persidangan itu bersifat terbuka, tapi kan kapasitasnya terbatas. Nanti ada pola yang mengamankan  majelis hakim, penuntut umum dan tersangka,” kata Kapolres Sragen AKBP Ari Wibowo ketika ditemui Timlo.net di Mapolres Sragen Selasa (1/3).

Sidang perdana kasus ini bakal digelar di Pengadilan Negeri (PN) Sragen, Rabu (2/3), dengan menghadirkan 30 terdakwa. Dari 30 terdakwa itu dibagi dalam 5 berkas acara pemeriksaan (BAP) dan 2 lokasi kejadian. Sehingga dalam persidangan nanti juga akan dibagi menjadi dua majelis hakim.

Kapolres mengungkapkan, untuk mengantisipasi kedatangan massa suporter pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Kapolres Malang, Kapolres Batu, Kapolres Nganjuk dan Kapolres Ngawi. Namun dia mengaku belum bisa menentukan berapa jumlah personel yang bakal diterjunkan untuk pengamanan sidang tersebut.

“Jumlah personel masih kta kaji, yang jelas kita persiapan habis-habisan. Saya sudah koordinasi, telepon langsung dengan Kapolres Malang, Kapolres Batu, Kapolres Nganjuk dan Kapolres Ngawi,” jelasnya.

Kapolres mengakui, dari informasi yang diterimanya memang bakal ada pergerakan massa menuju Sragen untuk menyaksikan sidang. “Memang ada pergerakan massa, tapi kisarannya berapa kita belum tahu,” ujarnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge