0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Netizen Diajak Selfie dengan Latar Belakang Obyek Wisata

www.tripadvisor.com
Obyek wisata di Bali (www.tripadvisor.com)

Timlo.net – Perkembangan dunia sosial media (sosmed) dinilai sangat membantu mempromosikan pariwisata tanah air. Foto-foto destinasi wisata menjadi daya tarik netizen untuk berkunjung ke obyek wisata tersebut.

“Narsis dengan latar belakang tempat wisata, lalu upload di media sosial manapun, akan membuat destinasi kita lebih luas tersebar ke mana-mana,” ujar Deputi Pengembangan Destinasi dan Industri Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Dadang Rizki, seperti rilis yang diterima Timlo.net, Senin (29/2).

Era selfie memang tidak bisa dihindarkan. Semua orang paling suka kalau foto, lalu di upload di medsos, dan dikomentari banyak followers atau friends-nya.

“Sisipkan objek wisata dan keindahan alam Indonesia. Karena itu akan membuat destinasi semakin dikenal, dan foto selfie-nya lebih keren,” ucapan Dadang.

Menurutnya, netizen Indonesia konon paling aktif di Medsos. Di akhir tahun 2015 saja, Opera Mediaworks dan Mobile Marketing Association (MMA) merilis data terbaru tentang perilaku pengguna smartphone di negara P6 (The Power 6), yakni India, Malaysia, Filipina, Thailand dan Vietnam, serta Australia, termasuk Indonesia.

Dari data itu, pengguna perangkat mobile Indonesia lebih sering mengakses situs media sosial dengan persentase 38 persen.

Selain media sosial, dua konten yang juga sering diakses pengguna perangkat mobile di Indonesia adalah toko aplikasi untuk perangkat mobile (mobile store) dengan persentase 22 persen dan konten olahraga dengan persentase 12 persen.

Penggunaan feature phone yang masih cukup tinggi disebut jadi alasan akses ke mobile store masih tinggi di Indonesia. Sebab, pengguna feature phone membutuhkan kanal mobile store untuk mengakses konten dan aplikasi. Bahkan disebutkan 88,5 persen unique user di mobile store dan portal operator berasal dari feature phone.

Selain data pengguna konten mobile, Opera juga merilis data tentang perilaku dan minat pengguna perangkat mobile di negara-negara tersebut. Dari data yang dikumpulkan diketahui bahwa ada 4 segmen konsumen mobile, yakni Savvy Shoppers, High-Tech Enthusiasts, Travelers, dan Gamers.Di Indonesia, konsumen mobile yang paling besar adalah Savvy Shoppers dan Travelers.

“Saya terkejut ketika turis asing di Bali tahu Karangasem dan Bali. Bagaimana dia memesan tiket hingga Bali, dia menjawab, lihat internet, pesan di internet, bayar di internet, dan saya datang ke negaramu,” ujar Bidang Promosi Dinas Pariwisata Karangasem, Bali, I Nyoman Adi Sudarmaya. (*)

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge