0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dituding Bakar Pasar Johar, Walikota Semarang Laporkan Haters

Kebakaran di Pasar Johar. (merdeka.com)

Timlo.net — Sebuah akun Instagram @alaix_kamala menuding Walikota Semarang Hendrar Prihadi sebagai dalang di balik terbakarnya Pasar Yaik Baru, Kota Semarang, Jawa Tengah. Atas tuduhan itu, Hendrar lantas melaporkan tudingan yang dianggap fitnah tersebut ke Polrestabes Semarang.

“Kita ke sini untuk melaporkan pemegang akun instagram dengan nama @alaix_kamala, karena telah berkomentar tak sopan di sebuah unggahan foto akun instagram milik pemkot, yakni @pemkot_semarang,” kata Kasubag Bantuan Hukum Pemkot Semarang, Adhie S di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Semarang, Senin (29/2).

Adhie menjelaskan, akun tersebut berkomentar dengan nada provokatif dan tak sopan. Terlebih, dia juga menuduh Walikota Semarang, Hendrar Prihadi atau yang akrab disapa Hendi, bersama pegawai pemerintahan telah membakar pasar Johar Semarang dan pasar Yaik Baru. Dalam komentar tersebut, akun resmi sang walikota @hendrarprihadi juga disebutnya.

“Kita sudah coba mencari pemilik akun tersebut. Namun sampai sekarang tetap belum ketemu. Maka kita langsung memilih menempuh jalur hukum karena ini sudah termasuk pelecehan nama baik (Walikota),” jelasnya.

Dalam jejaring sosial akun @alaix_kamala berkomentar di sebuah postingan foto yang sudah diunggah oleh akun @pemkot_semarang pada 23 februari 2016 lalu. Foto yang dikomentari itu bergambar poster acara ‘Nguber Bang Semar’ with Hendrar Prihadi. Di situ juga terpampang gambar Walikota Hendi.

Akun tersebut berkomentar pada 28 Februari 2016 atau hari Minggu kemarin, setelah terjadinya kebakaran di pasar Yaik Baru pada malam harinya. Sebelum-sebelumnya juga telah ada komentar dari akun-akun instagram lainnya pada unggahan tersebut.

Berikut isi komentar tersebut:

@alaix_kamala: “Sek kurang koe antek2 pemkot doan ngobong johar.. saiki yaik melu mbok kobong.. ben iso gusur pedagange?? Opo iso koe2 do bangun koyo bangunan belanda ngono.. kabeh mbok proyek.. kae deloken pasar bulu wes gg rame meneh goro2 proyek mu.. @hendrarprihadi nganti ono korupsi mugo2 jabatan mu n anak2 mu gg bakalan sui.. #laknatullahpemerintahindonesia,”

Adhie menambahkan, lewat laporan ini pihaknya berharap pemilik akun tersebut mau minta maaf atas ucapannya yang tidak sopan di kolom komentar tersebut.

“Setelah adanya laporan ini semoga tidak ditiru oleh akun-akun instagram lainnya, yakni bicara tidak sopan,” tandasnya.

[rnd]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge