0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Minim Anggaran, DPU Hanya Perbaiki 10 TPS

Kabid Kebersihan dan Pertamanan DPU ESDM Klaten, Anwar Sodiq (timlo.net/aditya wijaya)

Klaten — Alokasi anggaran Dinas Pekerjaan Umum dan Energi Sumber Daya Mineral (DPU ESDM) Klaten untuk pemeliharaan dan perbaikan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) pada 2016 sangat minim. Pasalnya, Pemkab Klaten hanya menganggarkan Rp 60 juta untuk Bidang Kebersihan dan Pertamanan DPU ESDM.

“Karena dananya minim, maka kami akan maksimalkan TPS yang ada. Karena kalau membuat (TPS) harus ada layanan baru, padahal armada kita juga terbatas,” kata Kepala Bidang (Kabid) Kebersihan dan Pertamanan DPU ESDM Klaten M Anwar Shodiq, Minggu (28/2).

Menurut dia, minimnya alokasi anggaran harus melakukan skala prioritas dalam pemeliharaan TPS. Sebab total jumlah TPS yang tersebar di Klaten mencapai 172 unit. Sehingga tahun ini Bidang Kebersihan dan Pertamanan DPU ESDM hanya akan melakukan pemeliharaan dan perbaikan untuk 10 TPS.

“Ada 10 TPS yang perlu diperbaiki karena dindingnya rusak. Lalu akan ditambah atap supaya air hujan tidak bisa masuk dan cairan sampah bisa keluar,” ungkapnya.

Ditambahkan, membangun satu unit TPS baru dibutuhkan anggaran sekitar Rp 40 juta. Disisi lain, tambahan TPS juga harus diimbangi dengan penambahan armada layanan pengangkut sampah. Saat ini DPU hanya memiliki 21 armada terdiri 14 dump truk dan tujuh unit pikap.

Sedangkan berdasarkan data DPU ESDM Klaten, jika jumlah timbunan sampah setiap harinya 3.284,79 meter per kubik, namun karena keterbatasan armada hanya bisa terangkut 481,49 meter per kubik untuk kemudian dibuang ke TPA sementara di Desa Joho, Kecamatan Prambanan.

“Ini saja sudah padat, nanti kalau ada TPS baru tapi enggak ada armada yang mengangkut ya kesulitan dan menjadi masalah lagi,” papar Sodiq.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge