0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Cekcok, Pengunjung Kafe Disabet Rantai

para pelaku perkelahian di kafe (foto: Heru)

Solo – Diduga mabuk, tiga orang pengunjung tempat hiburan malam di kawasan jalan Slamet Riyadi Solo, menyerang pengunjung lainnya. Mereka menyerang menggunakan rantai sepeda motor, dan helm.

“Satu dari dua pelaku telah kita amankan yakni¬† PD (21) warga Panularan Laweyan. Selain itu kita juga menangkap tukang parkir kafe yakni DM (29) yang turut memukuli korban,” ungkap Kapolsek Laweyan, Kompol Agus Puryadi, Sabtu (27/2).

Berdasarkan keterangan tersangka PD, dirinya beserta rekannya CL terlibat cekcok dengan salah seorang pengunjung Kafe R dan H. Lantaran tersinggung, PD menyabetkan rantai sepeda motor yang memang selalu dia bawa untuk berjaga-jaga.

Rantai itu mengenai bagian kepala dari R hingga terluka parah. Setelah R tersungkur, pelaku kemudian mengejar H dan menganiayanya.

Di tengah penganiayaan itu, muncul DM yang bermaksud hendak melerai perkelahian. Namun, H malah menyerang DM.

Lantaran tidak terima DM berbalik memukuli korban, hingga pingsan. Gara-gara inilah, DM akhirnya ikut diciduk polisi bersama pelaku penganiayaan lainnya.

“Saya maunya melerai, tapi malah dipukul, akhirnya saya pukuli dia (korban H) sampai pingsan. Kemudian saya memanggil taksi untuk membawa dua korban ke rumah sakit,” kata DM.

Pihak kepolisian menyita satu buah helm, dan rantai sepeda motor yang digunakan untuk menganiaya korban. Petugas juga masih melakukan pengejaran terhadap CL yang usai insiden itu melarikan diri.

Pelaku dikenakan Pasal 170 Junto Pasal 351 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang penganiayaan dengan hukuman maksimal 5 tahun enam bulan.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge