0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Diterjang Angin dan Banjir, Puluhan Hektar Padi Ambruk

dok.timlo.net/agung widodo
Tanaman padi ambruk kena angin dan banjir (dok.timlo.net/agung widodo)

Sragen – Puluhan hektar tanaman padi roboh akibat diterjang angin kencang dan hujan lebat yang mengakibatkan banjir beberapa hari terakhir. Sejumlah petani terpaksa memanen padinya lebih dini lantaran tanamannya terendam banjir dan ambruk.

”Kalau begini susah mas, sebagian belum siap panen tapi malah ambruk, agar bisa berdiri tidak terendam air terpaksa diikat dengan yang lain,” kata salah satu petani, Sutini (34), warga Kecamatan Tanon, Sabtu (27/2).

Dia mengatakan tanaman padinya diterjang angin kencang disertai hujan deras. Tanaman padi miliknya yang baru berumur dua bulan roboh rata dengan tanah.

Sutini mengaku kawatir padinya membusuk akibat terendam air bercampur lumpur. Para petani terpaksa memanen lebih dini meski belum cukup umur. Bahkan sebagian petani berupaya menyelamatkan tanaman padinya dengan cara mengikat jadi satu antara tangkai satu dengan tangkai lainya.

Kejadian serupa juga dialami petani di Kecamatan Sidoharjo, Tuginem (63), warga Dukuh Wirun, Desa Sidoharjo. Akibat diterjang banjir dari Sungai Mungkung, tanaman padi yang siap dipanen ambruk terendam air. Karena terendam, para petani mengaku kesulitan saat akan memanen.

”Sebagian malah ada yang hanyut kemarin, kalau dihitung hitung mungkin hasil panen tinggal setengahnya,” ujarnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge