0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Terbukti Terlibat Kasus Narkoba, Anggota TNI Dipecat

dok.merdeka.com
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Pemberantasan peredaran Narkoba terus dilakukan di tubuh aparat keamanana TNI. Panglima TNI, Jendral Gatot Nurmantyo mengungkapkan pembersihan Narkoba di lingkungan TNI sudah dilakukan sejak akhir tahun 2015.

“Sejak akhir 2015 saya perintahkan kepada semua Pangkotama dan satuan untuk menghabiskan Narkoba di tubuh masing-masing,” kata Panglima TNI Gatot Nurmantyo, usai membuka acara Gashuku dan Rakernas Forki 2016 di Mabes TNI, Sabtu (27/2).

Menurut jendral bintang empat tersebut, Narkoba merupakan bisnis ilegal yang mencari tempat aman untuk beroperasi. Aparat keamanan seperti TNI dan Polri menjadi bidikan para bandar agat bisnisnya terus berjalan.

“Saya juga sadar kesejahteraan prajurit juga mengalami kemajuan tapi untuk kehidupan normal. Dalam arti seorang tamtama bintang kalau bukan karena menabung dia tidak akan bisa menyekolahkan anaknya sampai universitas karena mahal. Inilah peluang yang mereka lihat dna saya sadari itu,” terang Gatot.

Untuk itu pihaknya melakukan pembersihan di tubuh TNI. Barang siapa yang membersihkan paling banyak Narkoba di lingkungan TNI itu merupakan prestasi.

“Tapi setelah bulan Juni apabila ada yang tertangkap maka komandannya akan kena juga,” imbuhnya.

Terkait pemeriksaan tes urin yang dilakukan kepada para pejabat pihaknya mengaku sudah terlebih dahulu melakukannya. Sehingga ditemukan anggota yang diciduk di perumahan Kostrad beberapa waktu lalu.

“TNI sudah melakukan duluan. Maka sudah ada ditemukan empat prajurit di Kostrad yang ditangkap itu hasil dari tes urin mendadak,” lanjut dia.

Hasil temuan tersebut nantinya akan dikembangkan lagi. Terkait rehabilitasi anggota yang terlibat Narkoba, ia mengaku belum menjadi solusi yang tepat.

“Rehabilitasi silakan tapi saya sudah bertemu dokter dan Menteri Kesehatan katanya percuma direhab kalau tidak datang dari hati sendiri untuk sembuh,” ungkapnya.

Panglima menambahkan, pihaknya tegas jika ada anggota yang terlibat Narkoba akan diporses secara hukum. Tak hanya itu, hukuman tambahan lain adalah pemberhentian dari keanggotaan.

“Apabila dia sudah terkait Narkoba tidak bisa lagi di TNI. Hukuman tambahan dipecat,” pungkasnya. [war]

Sumber: merdeka.com

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge