0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Istri Guru JIS Curhat, Suaminya Diperlakukan Bak Teroris

merdeka.com
Konferensi Pers kasus JIS. (merdeka.com)

Timlo.net – Siska, istri Ferdinand Tjiong, terpidana kasus pencabulan di Jakarta International School (JIS), kesal dengan ulah tim kejaksaan saat menjemput paksa suaminya. Ia menyebut suaminya diperlakukan layaknya seorang teroris.

“Suami saya bukan teroris, saya punya anak. Kenapa suami saya diperlakukan seperti itu? Pernah nonton G30S/PKI? Seperti itulah suasananya,” keluh Siska dalam sebuah jumpa pers, Jumat (26/2).

Siska mengungkapkan, tim dari kejaksaan menyambangi rumahnya sekira pukul 02.00 WIB dengan cara menaiki pagar dan menggedor-gedor pintu. Tindakan tersebut sempat membuatnya terpikir sedang didatangi perampok. Rupanya, mereka menjemput suaminya untuk kembali dijebloskan ke dalam sel.

“Benar-benar tidak manusiawi. Ditangkap depan anak saya, akan menjadi trauma anak saya seumur hidupnya. Suami saya tidak bersalah, korban fitnah yang keji. Kenapa mereka seperti itu? Kalau dia (Ferdinand) punya niat tidak baik. Dia hanya menghabiskan waktu dengan keluarga,” ujarnya kesal.

Senada, kuasa hukum Neil dan Ferdinand, Patra Zein mengeluhkan tindakan kejaksaan saat menjemput Ferdinan di rumahnya. Mereka tidak pernah mengetahui jika Mahkamah Agung telah menerima permohonan kasasi dari kejaksaan.

“Neil dan istri tidak pernah tahu ada putusan. Dia berangkat ke Bali tanggal 24 Februari, ada itikad baik langsung pulang ke Jakarta untuk menyelesaikan perkara,” ungkap Patra.

Dia menyesalkan tindakan dari tim kejaksaan yang memperlakukan mereka layaknya teroris.

“Jika ada berita guru itu ditangkap, itu tidak benar Ferdi ditangkap tanggal 25 Februari jam 02.00 WIB. Ditangkap bak teroris. Kedua guru taat menjalani proses hukum,” tutupnya.

[tyo]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge