0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Fadli Zon Minta Sistem Absen DPR Perlu Dievaluasi

dok.merdeka.com
Sidang Paripurna DPR (dok.merdeka.com)

Timlo.net – Pemalsuan tanda tangan Ketua Fraksi Partai Golkar DPR, Setya Novanto dalam rapat paripurna beberapa waktu lalu menimbulkan polemik. Kasus ini menjadi evaluasi DPR ke depan agar jangan ada anggota dewan yang menitipkan absen kepada rekannya.

“Saya sendiri belum tahu jelas duduk soalnya karena memang kadang-kadang kita enggak pernah tahu orang itu bisa datang, bisa jalan, atau memang titip absen,” kata Wakil Ketua DPR, Fadli Zon, Jumat (26/2).

Fadli menegaskan, seharusnya setiap anggota DPR lebih mengutamakan kehadirannya dalam sidang paripurna. Apalagi jadwal tersebut sudah ada sebelumnya.

“Saya kira memang kita evaluasi untuk introspeksi sebaiknya pada sidang paripurna anggota semaksimal mungkin hadir kecuali secara urgent tidak ada di tempat,” jelas Fadli.

“Karena kita sudah menetapkan sebetulnya jadwal paripurna Selasa. Memang tidak harus Selasa. Bisa 2 Minggu sekali bisa sebulan sekali. Tergantung keperluan,” imbuhnya.

Atas kejadian dugaan titip absen ini, Pimpinan DPR berjanji akan mengevaluasi tingkat absensi dalam sidang paripurna. Langkah ini sebagai upaya agar DPR kepercayaannya di mata publik tetap terjaga, selain untuk memenuhi kuorum dalam rapat paripurna.

“Saya kira sistem absen perlu semacam evaluasi supaya tingkat kehadiran di paripurna juga tinggi walaupun kehadiran sampai 100 persen kadang tidak mungkin. Bisa aja ada yang sakit, yang izin dan sebagainya. Tapi kita punya ketentuan kuorum, separuh dari anggota,” tandasnya.

[rnd]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge