0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Belum Ada Tiga Bulan, Gedung Lembu Suro Sudah Rusak

timlo.net/nanin
Papan nama Gedung Lembu Suro atau Sapi Dhekem hilang tiga huruf (timlo.net/nanin)

Boyolali — Belum ada tiga bulan, Gedung Lembu Suro berupa Sapi Dhekem sudah rusak. Kerusakan fasilitas di gedung Lembu Suro diduga dilakukan oleh pengunjung yang tidak bertanggung jawab. Padahal salah satu ikon kebanggaan Boyolali ini, selama ini dijadikan ruang publik.

“Kita sangat sayangkan hal itu, mestinya masyarakat ikut menjaga dan merawat salah satu ikon Boyolali,” kata Kabag Humas dan Protokoler Pemkab Boyolali, Wiwis Trisiwi Handayani, Kamis (25/2).

Dijelaskan, beberapa fasilitas yang rusak, seperti taman yang berada di sekitar lembu suro, mati semua karena terinjak-injak pengunjung yang hendak berfoto. Yang paling parah, papan nama Lembu Suro, huruf L, U dan O sudah hilang. Sehingga hanya terbaca Embu SR. Pihaknya juga sudah memasang papan peringatan di lokasi agar pengunjung tidak menginjak tanaman.

“Sudah ada papan peringatan, kita kan tidak bisa setiap hari, 24 jam mengawasi pengunjung,” ujarnya.

Salah satu pengunjung, Andi Waluyo (25) warga asli Boyolali, yang baru saja mudik dari Jakarta, menyayangkan ketidak utuhan nama Lembu Suro. Andi mengaku, keberadaan sapi ndekem ini didengar dari warga Boyolali yang merantau ke Jakarta. Karena penasaran, Andi menyempatkan diri untuk datang ke lokasi.

“Sayang ya banyak yang rusak,” ujarnya.

Namun, karena gedung Lembu Suro ini masih dalam perawatan pihak ketiga hingga bulan April mendatang, Pemkab rencananya akan melaporkan kerusakan tersebut.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge