0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

DPRD Solo Data Perda yang Memberatkan Rakyat

Teguh Prakosa, Ketua DPRD Solo (dok.timlo.net/daryono)

Solo — Instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Cahjo Kumolo agar daerah-daerah menghapus peraturan daerah (Perda) bermasalah mendapat tanggapan langsung dari DPRD Kota Solo. Saat ini, mereka melakukan pendataan dan pengkajian terkait Perda yang dinilai sudah tidak relevan maupun memberatkan rakyat.

“Masih kami lakukan pendataan terhadap Perda yang telah dibuat secara menyeluruh,” kata Ketua DPRD Solo, Teguh Prakosa, saat dihubungi Timlo.net, Kamis (25/2) siang.

Disinggung sejumlah Perda yang rencananya akan dihapus, Teguh mengaku belum dapat membeberkan. Pasalnya, harus melalui kajian dan melibatkan pihak terkait termasuk Pemkot untuk melakukan pendataan.

“Saat ini masih kami melakukan koordinasi dengan pihak terkait, termasuk Perda apa saja yang sudah tidak sesuai saat ini,” terang politikus PDIP tersebut.

Disinggung kategori Perda yang akan dihapuskan, Teguh mengaku, jika Perda tersebut tergolong memberatkan rakyat dan tidak memiliki keuntungan yang menghasilkan bagi rakyat maka pihaknya akan melakukan penghapusan.

“Ya intinya yang pro rakyat. Jangan sampai ada Perda yang justru memberatkan masyarakat. Apalagi, dapat dijadikan ajang Pungli pihak tidak bertanggung jawab,” ujarnya.

DPRD Solo menargetkan sebanyak 13 Perda selesai tahun ini. Tiga Perda diusulkan secara mandiri dan sisanya usulan dari Pemkot Solo.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge