0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Masuki Pasar Eropa, Industri Kayu Harus Miliki SLVK

Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Moazzam Malik lakukan kunjungan kerja ke pabrik kayu PT Abioso di Ampel (timlo.net/nanin)

Boyolali — Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Moazzam Malik, melakukan kunjungan ke pabrik pengolahan kayu PT Abioso di Desa Ngargosari, Ampel, Rabu (24/2). Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka mendorong ekspor pengolahan produk kayu ke negera Eropa terutama terkait dengan sistem verifikasi legalitas kayu (SVLK).

“Tanpa memiliki SVLK, produk-produk kayu tidak bisa masuk ke pasar eropa,” katanya di sela-sela kunjungan.

Dijelaskan, SVLK sendiri merupakan syarat mutlak bagi pengusaha untuk bisa mengekspor kayu mereka ke Eropa. SVLK ini sendiri menunjukkan kayu yang dikirim legal dan sustainable. Penerapan SVLK di Eropa sendiri telah dilakukan sejak tahun 2015. Sedangkan untuk Indonesia dan Inggris telah menerapkan sistem tersebut sejak 10 tahun lalu.

“Ini juga sebagai upaya untuk melestarikan hutan,” ungkapnya.

Dikatakannya, selama ini produk kayu asal Indonesia dinilai bagus dan bersaing. Namun perlu adanya inovasi dan mengikuti perkembangan selera konsumen di Uni Eropa, selain memiliki SVLK.

“Kualitas produk Indonesia bersaing, tapi harus terus melakukan inovasi agar tidak kalah dengan negera lain,” tambahnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge