0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tempat Latihan Militer di Pracimantoro Tak Rusak Lingkungan

dok.timlo.net/tarmuji
Kolonel Czi Budi Wardana Rachmadani, Staf Ahli Kemenhan (dok.timlo.net/tarmuji)

Wonogiri — Sejumlah staf Kementerian Pertahanan didampingi pejabat Kodam IV/ Dipenogoro menyambangi Wonogiri. Kedatangan mereka untuk memantapkan rencana pembangunan tempat pelatihan TNI AD di Kecamatan Pracimantoro, Wonogiri. Lahan sekitar 100 hektar yang akan digunakan sebagai pusat latihan militer meliputi Desa Watangrejo dan Desa Pracimantoro.

“Kami ke sini ini sebagai bentuk tindak lanjut usulan dari Kodam, jika lokasi ini nantinya cocok akan kami laporkan ke pimpinan kemudian kami beli. Pasalnya, kalau TNI memiliki tempat latihan sendiri kan lebih enak, tidak bersinggungan dengan masyarakat,” ungkap Staf Kemenhumkam Kolonel Czi Budi Wardana Rachmadani saat dijumpai di Pendopo Rumah Dinas Bupati Wonogiri, Rabu (24/2).

Menurutnya, Pemkab Wonogiri dan masyarakat Wonogiri tidak perlu khawatir akan keberadaan daerah latihan militer di Wonogiri, jika nanti lokasi itu dinyatakan tepat kemudian dibeli pemerintah pusat. Pihaknya terlebih dahulu akan melakukan koordinasi dengan Pemkab selanjutnya diadakan MoU.

“Saya jamin, jika benar dimanfaatkan sebagai daerah latihan militer, tidak akan merusak ekosistem ataupun merusak alam yang dinyatakan sebagai kawasan karst,” jelasnya.

Dikatakan, lokasi daerah latihan ini merupakan upaya alternatif, selain Cipatat, Kabupaten Bandung yang sudah puluhan tahun dijadikan lokasi daerah latihan Kopassus.

“Yang jelas daerah latihan militer itu tidak akan ada suara tembak menembak apalagi kendaraan tempur,” katanya.

Ditambahkan, dari pengamatannya selama ini di lokasi daerah latihan militer terjadi dampak domino. Dimana perekonomian warga sekitar akan hidup.

“Bayangkan jika di lokasi itu ada sekitar 500 prajurit yang tengah latihan, berapa ratus bungkus rokok yang dibutuhkan, makanan dan minuman, semua warga yang menjualnya. Di sisi lain, lokasi pertanian pun masih dapat dimanfaatkan warga,” tandasnya.

Terpisah Bupati Wonogiri Joko Sutopo menandaskan, pihaknya menyambut baik rencana pembangunan daerah latihan militer tersebut. Bahkan menurut dia, dengan dibangunnya tempat latihan TNI AD di Wonogiri bisa membawa dampak positif warga Kecamatan Pracimantoro dan sekitarnya.

“Namun demikian perlu kajian ulang, apakah semua rencana itu tidak menabrak dengan wilayah yang sudah ditetapkan sebagai warisan dunia yakni geopark,” tambahnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge