0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pemkot Solo Mau Beli Lahan Makam Senilai Rp 18 Miliar

dok.timlo.net/red
(Ilustrasi) Tempat pemakaman umum (dok.timlo.net/red)

Solo — Rencana Pemkot Solo membeli tanah pemakaman di Jeruksawit, Kabupaten Karanganyar hingga saat ini masih jalan di tempat. Ditengarai, faktor regulasi dan pendanaan dirasa menjadi dua hal yang dipermasalahan.

“Hingga tahun ini, belum ada penganggaran karena terbentur faktor regulasi dan pendanaan,” kata Sekretaris Dinas Kebersihan dan Pertamanan(DKP) Solo, Tutik Mulyani, saat ditemui wartawan di DPRD Solo, Rabu (24/2).

Dikatakan, pembelian lahan seluas 5 hektar tersebut menghabiskan dana sebesar Rp 18 miliar. Namun, sampai saat ini belum ada rencana pos anggaran yang akan digunakan. Pihaknya lebih memilih menunggu kebijakan Walikota yang baru tiga hari ini mulai bekerja. Rencananya, dalam waktu dekat ini akan melakukan paparan program kerja DKP tahun ini ke Walikota.

“Kami menunggu kebijakan beliau (Walikota Solo), tapi setelah kami lakukan paparan,” jelasnya.

Tak hanya melakukan paparan semata, pihaknya juga akan melakukan kajian secara komprehensif dengan seluruh pihak terkait yang berkepentingan agar kebijakan yang dimunculkan sesuai dengan program dan rencana. Kajian yang dilakukan DKP salah satunya adalah adanya potensi kenaikan harga tanah ketika tidak dilakukan pembelian pada tahun ini. Mengingat saat ini Kota Solo benar-benar tidak memiliki lahan yang dapat digunakan sebagai pemakaman umum.

Sementara itu Sekretaris Komisi II DPRD Solo, Supriyanto sangat menyayangkan masih belum rampungnya rencana pembelian lahan makam. Pemkot didorong untuk mengajukan anggaran di APBD Perubahan 2016. Jika hal itu dilakukan dapat dipastikan legislatif akan mengabulkan.

“Perlu ditindaklanjuti pada APBD P 2016, maksimal APBD 2017,” katanya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge