0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pemerintah Wajib Sebagai Imam Otorita Masalah Pangan

timlo.net/eko prasetyo
Yunastiti Purwaningsih (timlo.net/eko prasetyo)

Solo – Pemerintah bersama dengan stakeholder lain wajib menempatkan diri sebagai imam yang memiliki otorita sekaligus sebagai regulator dalam masalah pangan. Hal ini menyangkut tugasnya sebagai penyedia dan pengontrol terhadap kecukupan ketersediaan pangan.

“Inti dari pemecahan masalah pangan adalah bagaimana ketahanan pangan rakyat dapat terwujud dan swasembada pangan dapat terlaksana,” ujar Prof Dr Yunastiti Purwaningsih, MP saat memberi keterangan pers menjelang dikukuhkan sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret, di Solo, Selasa (23/2).

Upaya yang dilakukan pemerintah, menurut Yusnastiti, adalah kebijakan yang mengarah ke food self sufficiency yang berarti menyediakan pangan dari produk sendiri. Kebijakan food self sufficiency dapat dipandang sebagai upaya untuk mengurangi ketergantungan impor pangan yang semakin meningkat pada era globalisasi dan liberalisasi ekonomi.

Yusnastiti mengatakan, kebijakan ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesempatan kerja karena produksi pertanian dengan segala aspek yang melingkupi di pasar output maupun input, akan dapat menyerap banyak tenaga kerja.

Yusnastiti menandaskan, Indonesia adalah negara agraris, sekotor pertanian mendominasi kegiatan perekonomian pedesaan. Pertanian sendiri menjadi pangsa pasar tenaga kerja yang cukup besar. Dengan demikian pilihan kebijakan food selp sufficiency merupakan pilihan yang tepat. Upaya kedaulatan pangan, dan jangan hanya menjadi slogan belaka.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge