0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Persaingan Calon Ketua Umum Golkar Makin Kasar?

(merdeka.com)

Timlo.net – Persaingan calon Ketua Umum partai Golkar diklaim semakin kasar. Hal ini terbukti dengan adanya upaya pelaporan oleh sebuah lembaga akan dugaan gratifikasi Ketua DPR Ade Komarudin ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD).

“Permainan ini semakin kasar. Kami sudah minta klarifikasi ke Pak Bambang (Soesatyo). Pesawat itu milik Pak Bambang dan bukan gratifikasi,” kata Pengurus Harian Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar, Nofel Saleh Hilabi, Selasa (23/2).

Nofel menambahkan, pihaknya sudah melakukan pengecekan terhadap kelompok yang menamakan Lembaga Advokasi Kebijakan Publik (LAKP). Rencananya, mereka akan mengambil langkah-langkah hukum.

Menurutnya, pelaporan ini membuat organisasi sayap Partai Golkar bergerak. Selain itu, Nofel meminta semua calon kandidat untuk bersaing secara sehat. Di mana sebelumnya isu money politics telah di hembuskan oleh Nurdin Halid.

“Kami akan segera melaporkan ke Polda Metro Jaya,” tegas Ketua Umum Baladika Karya, Ormas Sayap Partai Golkar ini.

Sebelumnya, Koordinator Lembaga Advokasi Kebijakan Publik (LAKP), M Adnan melaporkan Ade ke MKD atas dugaan menerima gratifikasi berupa pesawat pribadi (private jet). Namun informasi dari Adnan tak jelas, dia hanya mengantongi bukti foto dari media sosial (medsos). Jet pribadi digunakan Ade untuk kampanye caketum Golkar.

“Berkaitan dengan beredarnya foto-foto di medsos sudah ramai. Ada dugaan bahwa ada beberapa anggota DPR, termasuk ketua DPR yang baru, Ade Komarudin menerima dugaan gratifikasi berupa pesawat jet mewah untuk keliling. Kita punya fotonya. Kami harap MKD proaktif,” ujar Adnan.

Adnan menduga, jet pribadi tersebut didapatkan Ade dari seorang pengusaha asal Kalimantan. Dia meminta MKD menelusurinya.

“Info yang beredar pengusaha. Pengusahanya kita dorong MKD dalami. Dugaannya adalah diberikan oleh pengusaha dari Kalimantan. Verifikasi biar tugas MKD,” tuturnya.

Adnan menduga, Ade telah melanggar Pasal 12 b tentang gratifikasi UU No 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi. Adnan juga menampik dugaan dirinya sengaja menjatuhkan Ade menjelang Munas Golkar.

[rnd]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge