0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pembukaan Pintu Dam Kalikenuk Dikeluhkan Petani

Cekdam dipenuhi tumpukan material pasir dan lumpur (dok.timlo.net/tarmuji)

Wonogiri — Sampai saat ini, pembukaan pintu Dam Kalinekuk yang terletak di Desa Sumberejo, Kecamatan Batuwarno, Wonogiri masih saja berjalan. Bahkan sepanjang alur Sungai Temon kini sudah dipenuhi tumpukan material berupa pasir. Sementara itu, dinas terkait tidak berdaya mengatasi persoalan ini. Sempat beberapa kali mengadu ke Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) namun belum ada tanggapan.

“Sudah sejak pekan lalu saya mengadu ke BBWS, karena ini merupakan ranahnya, tapi sejauh ini belum direspon,” ungkap Kepala Dinas Pengairan Energi dan Sumber Daya Mineral (PESDM) Wonogiri, Arso Utoro, Selasa (23/2).

Menurutnya, kondisi seperti itu telah terjadi hampir dua bulan, semenjak musim ujan turun. Pihaknya sudah melakukan peninjauan lapangan menyusul pembukaan Dam Kalinekuk Batuwarno yang dikeluhkan kalangan petani di sejumlah wilayah yang berada di bagian hulu cekdam itu.

“Dam Kalinekuk ini sebenarnya dibangun untuk menampung sedimentasi agar tidak masuk ke Waduk Gajah Mungkur, bukan untuk irigasi,” jelasnya.

Dikatakan, ketika dibuka, ribuan meter kubik lumpur meluncur terbawa arus air, kini memenuhi empat cekdam di bawahnya. Akibatnya cekdam di Baturetno dan Batuwarno itu terancam gagal difungsikan pada musim tanam (MT) nanti lantaran tidak lagi bisa menampung air.

“Saya juga heran mengapa Dam Kalinekuk, Batuwarno mendadak dibuka setelah 32 tahun dam tersebut seakan ditelantarkan karena sudah penuh sedimen. Kalau mau diaktifkan lagi untuk penahan sedimentasi sebenarnya bukan dengan pembukaan pintu air tapi membangun dam lagi di atasnya,” katanya.

Ditambahkan, jika ada rencana dari BBWSBS akan mengaktifkan kembali Dam Kalinekuk sehingga sedimentasi terpaksa harus digelontorkan. “Tapi teknisnya seperti apa dan kapan itu rencana pemanfatan kembali Dam Kalinekuk, Batuwarno dimulai kami belum tahu persis,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge