0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kisah Krishna Murti vs Daeng Aziz, Dahulu dan Sekarang

Kombes Krishna Murti (dok.merdeka.com)

Timlo.net – Berurusan dengan tokoh Kalijodo, Daeng Aziz tak hanya kali ini saja bagi Direktur Reserse dan Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Krishna Murti. Ketika masih menjabat Kapolsek Penjaringan pada periode 2001-2004, Kombes Krishna berhadapan langsung dengan preman bersenjata saat hendak ‘membersihkan’ kawasan Kalijodo dari praktik perjudian.

Krishna mengakui pernah ditodong pistol oleh Daeng Azis saat dirinya melakukan pembersihan Kalijodo.

“Dia pernah saya tangkap, tahan, habis nodong (pistol) saya. Jangan sampai ada informasi dia menodong kapolsek (Krishna) tidak ada tindakan tegas. Ada, besoknya ditangkap untuk kasus perjudian dan diproses juga untuk kepemilikan senjata api,” ujar Krishna, Selasa (16/2).

Saat itu Krishna kerapkali menyambangi Kalijodo untuk melihat situasi dan kondisi di sana. Dari pemetaannya, kerap terjadi konflik berkepanjangan di tiga lokasi perjudian besar.

Krishna mengklaim setelah peristiwa penangkapan Daeng Azis dan anak buahnya, polisi sukses ‘meratakan’ praktik prostitusi dan perjudian di Kalijodo. Mantan Kapolsek Penjaringan ini mengaku memimpin 800 pasukan untuk menangkap 2.900 preman.

“Ada tiga kelompok preman saat itu. Bugis Makassar, Mandar dan Serang. Habis semua ditangkap dibawa ke polda. Azisnya ditahan,” katanya.

Kini Kalijodo akan ditertibkan oleh Pemprov DKI Jakarta. Aparat gabungan TNI, Polri dan Satpol PP langsung melakukan operasi Penyakit Masyarakat (Pekat), beberapa hari lalu. Dari operasi tersebut terbukti ditemukan puluhan miras, senjata tajam juga alat kontrasepsi.

Dalam penemuan barang-barang tersebut di tempat kafe milik Daeng Azis. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes M Iqbal mengatakan saat ini pihaknya tidak tahu keberadaan Daeng Azis.

“Belum (keberadaan Daeng Azis). Kan kita buka pos di situ kita telusuri, kekuatan kita besar di sana. Dari yang berseragam maupun yang tidak berseragam kita melakukan razia terus,” tegas Kombes M Iqbal.

Namun kini penyidik Polda Metro Jaya mengagendakan pemeriksaan terhadap pengusaha hiburan di Kalijodo Jakarta Utara, Abdul Azis atau lebih dikenal Daeng Azis terkait dugaan tindak pidana perdagangan wanita dan praktik prostitusi.

[gil]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge