0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Terseret Aliran Kali Anyar, Siswa SD Belum Ditemukan

Seorang bocah SD dilaporkan kalap di Kali Anyar (dok.timlo.net/heru murdhani)

Solo —┬áPetugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Basarnas, hingga Selasa (23/2) pagi, masih melakukan penyisiran di sepanjang Kali Anyar. Penyisiran ini dilakukan guna menemukan Danang (7), siswa kelas 1 SD di Debegan, Mojosongo, Jebres yang terseret aliran sungai saat bermain air pada Senin (22/2).

“Pagi ini kita masih melakukan penyisiran di sepanjang Kali Anyar. Operasi kita lakukan sejak tadi sekitar pukul 07.00 WIB,” ungkap salah satu anggota Basarnas, Gohan, saat dihubungi melalui ponselnya.

Selain melakukan penyisiran, petugas juga melakukan pemasangan jaring di Jembatan Biru Mojo. Pemasangan jaring ini dilakukan karena diperkirakan tubuh dari Danang masih berada di aliran Kali Anyar.

Pemasangan jaring ini dibuat beberapa lapisan pos yang dibagi menjadi empat Pos, yakni di Jembatan Kandang Sapi, Jembatan Biru Mojo, Tempuran, dan Jembatan Ring Road utara Solo.

“Penyisiran kita lakukan dengan menggunakan perahu karet, beberapa personel juga kita tempatkan untuk melakukan pengawasan di sepanjang sungai ini,” tandas Gohan.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge