0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Seperempat Abad, Pasren Gelar Bancakan Seni Rupa

timlo.net/aditya wijaya
Seorang pelukis mendemonstrasikan keahliannnya membuat sketsa wajah dalam pembukaan pameran Kenduri Seni 25 tahun Pasren di Galeri Monumen Juang 45 Klaten, Senin (22/2) malam. (timlo.net/aditya wijaya)

Klaten — Paguyuban Seni Rupa Klaten (Pasren) menggelar pameran seni lukisan di Galeri Seni Monumen Juang 45 Klaten, Senin – Minggu (22/2). Pameran memperingati hari jadi Pasren itu bertajuk ‘Kenduri Seni 25 tahun.’

“Ini ajang bancakan seni rupa. Hampir setiap tahun kita menggelar pameran, namun tahun ini sedikit beda lantaran usia Pasren sudah menginjak seperempat abad dan menginspirasi berbagai kalangan yang datang dari bermacam latar belakang,” ujar Ketua Pasren, Ansori, Senin (22/2) malam.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, kata dia, ajang Kenduri Seni 25 tahun itu juga minim dukungan dari pemerintah. Meski demikian, hal itu tak menyurutkan niat Pasren dalam mengenalkan dan mengampanyekan seni rupa kepada masyarakat Klaten.

Selama 3,5 bulan kedepan, Pasren bakal menggelar tiga kegiatan secara tematik. Mulai dari pameran seni lukisan Kenduri Seni, pameran hitam putih, hingga pameran tunggal dari sejumlah perupa asal Solo Raya.

“Klaten ini kan diapit dua kota budaya (Yogja dan Solo), harapannya denyut seni di Klaten juga setara. Apalagi eksistensi kita telah diakui dan menginspirasi pelukis asal Solo, Boyolali, Cirebon, Salatiga, Bantul yang juga datang kesini untuk memamerkan lukisannya. Namun kegiatan ini murni swadaya, kita masing-masing patungan Rp 100 ribu untuk menggelar bancakan seni ini,” tutur Ansori.

Dalam pembukaan kenduri seni tersebut, sejumlah pelukis mendemonstrasikan keahlian menyapu kuas dihadapan penonton. Mereka keroyokan melukis sketsa wajah seorang model diatas kanvas.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge