0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Revitalisasi Pasar Nglano, Pemkab Diminta Transparan

timlo.net/nanang rahadian
Ketua DPRD Karanganyar, Sumanto (timlo.net/nanang rahadian)

Karanganyar — Kalangan legislator DPRD Karanganyar meminta Pemkab setempat mendahulukan pendekatan kepada para pedagang sebagai tahapan awal revitalisasi Pasar Nglano dan Matesih. Hal itu untuk mencegah kecemasan bagi pedagang saat akan dipindahkan ke pasar darurat. Selain itu Pemkab juga diminta transparan kepada pedagang dalam setiap tahapannya.

”Tahap pertama harus didata dulu pedagangnya, pendataan tidak hanya sebatas identitas tapi juga lokasi jualan sebelum pasar itu dibangun. Hal ini untuk menghindari rebutan antar pedagang saat pasar selesai dibangun,” jelas Ketua DPRD Karanganyar Sumanto, Senin (22/2).

Sumanto meminta Pemkab agar dalam setiap tahapannya pedagang dilibatkan, mulai dari penentuan lokasi pasar darurat, hingga menempatkan kembali pedagang di pasar yang baru. Menurutnya, melibatkan pedagang sangat penting meski hanya perwakilan dari para pedagang.

”Komunikasi dengan para pedagang harus baik. Dalam tahapannya tidak harus melibatkan semua pedagang. Biar lebih mudah komunikasinya, yang penting pedagang dilibatkan agar keinginan pedagang tersampaikan,” terangnya.

Senada diungkapkan anggota Komisi B Darwanto, yang paling sering menjadi pemicu terjadinya konflik adalah masalah penempatan pedagang paska pembangunan. Namun hal tersebut bisa dihindari jika semua prosesnya terbuka dan harus melibatkan pedagang tiap tahapannya.

”Sudah seharusnya para pedagang diajak komunikasi dalam setiap tahapan. Hal-hal yang perlu diantisipasi pemerintah segera saja dilakukan agar tidak jadi masalah di belakang,” ungkap Politisi PKS itu.

Seperti diketahui, pedagang Pasar Nglano belum mendapatkan sosialisasi terkait rencana pembangunan pasar tersebut. Mereka berharap pembangunan dilakukan setelah lebaran agar jelang Ramadan dan Lebaran dapat berdagang. Selain itu, mereka juga meminta pembagian lapak jualan masih sama seperti awal kepemilikan mereka.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge